<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:podcast="https://podcastindex.org/namespace/1.0">
    <channel>
        <generator>RedCircle VERIFY_TOKEN_19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2  -- Rendered At Sat, 04 Apr 2026 12:43:38 &#43;0000</generator>
        <title>GUP Kartasura</title>
        <link>https://redcircle.com/shows/media-gytk</link>
        <language>id</language>
        <copyright>GUP Kartasura 2020</copyright>
        <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
        <itunes:summary>Renungan yang dapat menguatkan iman setiap kita. Tuhan Yesus Memberkati....</itunes:summary>
        <podcast:guid>19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2</podcast:guid>
        
        <description><![CDATA[<p>Renungan yang dapat menguatkan iman setiap kita. Tuhan Yesus Memberkati....</p>]]></description>
        
        <itunes:type>episodic</itunes:type>
        <podcast:locked>no</podcast:locked>
        <itunes:owner>
            <itunes:name>Media GYTK</itunes:name>
            <itunes:email>mediagytk@gmail.com</itunes:email>
        </itunes:owner>
        
        <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/18/4/38b2f972-4ee9-4f41-be36-e6b2bdab9af1_d20ce5ea-b1ca-4858-a3ea-097ad092e341_b04eb019-b0a8-4bcc-b304-36345d39bfc5_blob.jpg"/>
        
        
        
            
            <itunes:category text="Religion &amp; Spirituality">

            
                <itunes:category text="Christianity"/>
            
                <itunes:category text="Religion"/>
            

        </itunes:category>
        

        
        <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
        
        
        
        
        
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Diutus Menjadi Jawaban - Pdm Thomas Trigiyono</itunes:title>
                <title>Diutus Menjadi Jawaban - Pdm Thomas Trigiyono</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>MAZMUR 105:16-17</span></p><p><span>Kelaparan terjadi di Kanaan bahkan semua persediaan bahan makanan sudah dihancurkan. Kesukaran melanda umat pilihan Allah yang memaksa bangsa itu pergi ke Mesir untuk membeli makanan. Sementara di Mesir berlimpah dengan bahan makanan karena ada Yusuf yang dipersiapkan Tuhan untuk menjadi jawaban dari masalah yang terjadi di masa itu, janji Tuhan melalui mimpi atas Yusuf digenapi meski harus melewati proses hidup yang sulit – dijual menjadi budak. Yusuf diangkat tinggi menjadi orang kedua di Mesir setelah mimpi Firaun tentang masa yang akan terjadi di dunia pada waktu itu dapat diartikan oleh Yusuf. Dan Yusuf pun dipilih dan dipercaya untuk mempersiapkan segala sesuatu menghadapi masa kelaparan – masa sukar yang memang didatangkan/diijinkan Tuhan terjadi pada waktu itu.</span></p><p><span>Adakalanya Tuhan mengijinkan kesukaran terjadi, bahkan melanda dunia seperti wabah Covid19 saat ini. Dalam hal ini pemazmur mengajak kita untuk terus mengingat dan bersyukur atas kasih setia Allah dalam menolong umat-Nya. Dan Tuhan menyediakan jalan keluar dari masalah yang terjadi. Orang percaya (gereja) adalah Yusuf di akhir zaman yang DIUTUS MENJADI JAWABAN bagi bangsa dan sesama kita. Amin.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;MAZMUR 105:16-17&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kelaparan terjadi di Kanaan bahkan semua persediaan bahan makanan sudah dihancurkan. Kesukaran melanda umat pilihan Allah yang memaksa bangsa itu pergi ke Mesir untuk membeli makanan. Sementara di Mesir berlimpah dengan bahan makanan karena ada Yusuf yang dipersiapkan Tuhan untuk menjadi jawaban dari masalah yang terjadi di masa itu, janji Tuhan melalui mimpi atas Yusuf digenapi meski harus melewati proses hidup yang sulit – dijual menjadi budak. Yusuf diangkat tinggi menjadi orang kedua di Mesir setelah mimpi Firaun tentang masa yang akan terjadi di dunia pada waktu itu dapat diartikan oleh Yusuf. Dan Yusuf pun dipilih dan dipercaya untuk mempersiapkan segala sesuatu menghadapi masa kelaparan – masa sukar yang memang didatangkan/diijinkan Tuhan terjadi pada waktu itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Adakalanya Tuhan mengijinkan kesukaran terjadi, bahkan melanda dunia seperti wabah Covid19 saat ini. Dalam hal ini pemazmur mengajak kita untuk terus mengingat dan bersyukur atas kasih setia Allah dalam menolong umat-Nya. Dan Tuhan menyediakan jalan keluar dari masalah yang terjadi. Orang percaya (gereja) adalah Yusuf di akhir zaman yang DIUTUS MENJADI JAWABAN bagi bangsa dan sesama kita. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="27872026" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/0f7a0f84-5077-46a4-8164-302a8f2fe14f/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">631c5a72-0b7b-4b63-ab9f-aba337ca58c5</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/0f7a0f84-5077-46a4-8164-302a8f2fe14f</link>
                <pubDate>Fri, 19 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/6/18/3/a001c89a-2e1f-4bea-b937-252ba4a48505_whatsapp_image_2020-06-17_at_10.55.30_am.jpg"/>
                <itunes:duration>1742</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Pahit Menjadi Manis - Pdp Yakub Budi K</itunes:title>
                <title>Pahit Menjadi Manis - Pdp Yakub Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Rut 1:15-17</span></p><p><span>Biasa hidup nyaman, saat keadaan berubah karena krisis orang sulit untuk menerima bahkan dapat membuat putus asa. Saat Betlehem (rumah roti-pemeliharaan) terjadi kelaparan, Naomi pergi ke Moab dan masih bersama suami dan kedua anak lelakinya. Tapi saat kembali ke Betlehem Naomi hanya dengan Rut menantunya. </span></p><p><span>Kesulitan merubah identitas seseorang, arti kata Naomi : menyenangkan, manis berubah menjadi Mara : pahit, penderitaan. Identitas kita bukan ditentukan dari apa yang dilihat dan apa kata orang orang, jabatan, kekayaan, keadaan kita. Tapi identitas kita sebagai orang percaya adalah anak Allah yang maha tinggi, ciptaan baru dan berharga di mata Tuhan. Apapun yang terjadi identitas kita tetap sebagai anak-anak Allah yang berkemenangan. Krisis yang terjadi hanya tantangan untuk kita kalahkan dan membuat kita semakin kuat.</span></p><p><span> Saat Rut memiliki komitmen dan keputusan (ay. 16-17) untuk mengikuti kemana Naomi pergi (bergerak menuju destinynya) dan bermalam (menjadikan Allah tempat perlindungan – Maz. 91), bangsamu adalah bangsaku (membangun relasi  pergaulan yang baik) dan Allahmu adalah Allahku (membangun iman pada Allah Israel) maka pada akhirnya Rut menjadi berkat “…dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; …. perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki.” (Rut 4:15). </span></p><p><span>Dalam masa krisis yang terjadi sekarang ini, miliki komitmen dan keputusan yang benar dalam Tuhan dan kita akan mengalami breakthrough dalam hidup kita dari yang PAHIT MENJADI MANIS. Amin.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Rut 1:15-17&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Biasa hidup nyaman, saat keadaan berubah karena krisis orang sulit untuk menerima bahkan dapat membuat putus asa. Saat Betlehem (rumah roti-pemeliharaan) terjadi kelaparan, Naomi pergi ke Moab dan masih bersama suami dan kedua anak lelakinya. Tapi saat kembali ke Betlehem Naomi hanya dengan Rut menantunya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kesulitan merubah identitas seseorang, arti kata Naomi : menyenangkan, manis berubah menjadi Mara : pahit, penderitaan. Identitas kita bukan ditentukan dari apa yang dilihat dan apa kata orang orang, jabatan, kekayaan, keadaan kita. Tapi identitas kita sebagai orang percaya adalah anak Allah yang maha tinggi, ciptaan baru dan berharga di mata Tuhan. Apapun yang terjadi identitas kita tetap sebagai anak-anak Allah yang berkemenangan. Krisis yang terjadi hanya tantangan untuk kita kalahkan dan membuat kita semakin kuat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; Saat Rut memiliki komitmen dan keputusan (ay. 16-17) untuk mengikuti kemana Naomi pergi (bergerak menuju destinynya) dan bermalam (menjadikan Allah tempat perlindungan – Maz. 91), bangsamu adalah bangsaku (membangun relasi  pergaulan yang baik) dan Allahmu adalah Allahku (membangun iman pada Allah Israel) maka pada akhirnya Rut menjadi berkat “…dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; …. perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki.” (Rut 4:15). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Dalam masa krisis yang terjadi sekarang ini, miliki komitmen dan keputusan yang benar dalam Tuhan dan kita akan mengalami breakthrough dalam hidup kita dari yang PAHIT MENJADI MANIS. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="34109231" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/43945735-1f61-4d99-8685-4ea4fbc41e43/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">dae4ae79-11a8-47e4-bc23-d96d7a741ff6</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/43945735-1f61-4d99-8685-4ea4fbc41e43</link>
                <pubDate>Thu, 18 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/6/17/2/c0214cc6-eab0-4487-b774-72e85b1cf487_100925381_3285304761490915_9108479580342421828_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2131</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Pribadi Yang Dewasa dan Tangguh - Pdt Sadrah Harjito</itunes:title>
                <title>Pribadi Yang Dewasa dan Tangguh - Pdt Sadrah Harjito</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Kejadian 39:1-5</span></p><p><span>Tokoh-tokoh di Alkitab dapat menjadi teladan bagi kita karena mereka dapat melewati proses – ujian dari masalah yang dihadapi.  Karena dari setiap kesukaran yang terjadi ada peluang dan kesempatan, kesukaran dapat menjadi batu loncatan untuk kita naik ke level yang lebih tinggi dan menjadi batu pijakan yang melatih kita menjadi lebih kuat dalam kehidupan.</span></p><p><span>Kita belajar dari seorang Yusuf. Yang pertama, rencana Allah tidak dapat dibatalkan oleh masalah yang kita alami. Arti Yusuf adalah “Tuhan telah menambahkan”. Dan memang pada akhirnya Tuhan menambahkan hal-hal besar dalam hidupnya. Kesukaran demi kesukaran yang dialami Yusuf semakin mendekatkan pada rencana Tuhan yang indah dalam hidupnya. Tanpa disadari identitas budak – karena dijual saudara2nya – telah hilang saat di percaya di rumah Potifar. Janji Tuhan mulai dinyatakan dalam hidupnya.</span></p><p><span>Yang kedua, ada penyertaan Allah. Yusuf harus keluar dari zona nyaman – karena dikasihi dan diistimewakan ayahnya. Dipaksa untuk siap menghadapi sebuah tantangan baru, yang tidak siap akan stress – depresi. Penyertaan Tuhan memberi kemampuan untuk bertahan dalam kondisi yang sulit dan melihat dengan iman, peluang dan kesempatan, melihat jauh ke depan pada janji Tuhan yang akan digenapi. Penyertaan Allah membuat kita berhasil dengan apa yang kita kerjakan di manapun dan situasi apapun.</span></p><p><span>Saudara masalah apapun yang kita hadapi saat ini, tidak dapat membatalkan rencana Allah digenapi atas kehidupan kita, dan penyertaan-Nya akan membentuk kita menjadi PRIBADI YANG DEWASA DAN TANGGUH menghadapi kesukaran yang terjadi saat ini. Amin.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kejadian 39:1-5&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Tokoh-tokoh di Alkitab dapat menjadi teladan bagi kita karena mereka dapat melewati proses – ujian dari masalah yang dihadapi.  Karena dari setiap kesukaran yang terjadi ada peluang dan kesempatan, kesukaran dapat menjadi batu loncatan untuk kita naik ke level yang lebih tinggi dan menjadi batu pijakan yang melatih kita menjadi lebih kuat dalam kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kita belajar dari seorang Yusuf. Yang pertama, rencana Allah tidak dapat dibatalkan oleh masalah yang kita alami. Arti Yusuf adalah “Tuhan telah menambahkan”. Dan memang pada akhirnya Tuhan menambahkan hal-hal besar dalam hidupnya. Kesukaran demi kesukaran yang dialami Yusuf semakin mendekatkan pada rencana Tuhan yang indah dalam hidupnya. Tanpa disadari identitas budak – karena dijual saudara2nya – telah hilang saat di percaya di rumah Potifar. Janji Tuhan mulai dinyatakan dalam hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Yang kedua, ada penyertaan Allah. Yusuf harus keluar dari zona nyaman – karena dikasihi dan diistimewakan ayahnya. Dipaksa untuk siap menghadapi sebuah tantangan baru, yang tidak siap akan stress – depresi. Penyertaan Tuhan memberi kemampuan untuk bertahan dalam kondisi yang sulit dan melihat dengan iman, peluang dan kesempatan, melihat jauh ke depan pada janji Tuhan yang akan digenapi. Penyertaan Allah membuat kita berhasil dengan apa yang kita kerjakan di manapun dan situasi apapun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Saudara masalah apapun yang kita hadapi saat ini, tidak dapat membatalkan rencana Allah digenapi atas kehidupan kita, dan penyertaan-Nya akan membentuk kita menjadi PRIBADI YANG DEWASA DAN TANGGUH menghadapi kesukaran yang terjadi saat ini. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="30593776" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/a73461d5-75d9-470b-9dac-486b94c1173d/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">db2b2519-d7f4-4de6-a7a4-244c888e673e</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/a73461d5-75d9-470b-9dac-486b94c1173d</link>
                <pubDate>Wed, 17 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/6/17/2/ac0fb89d-6d3e-46b5-b9be-3ec462e5154d_100922799_688282305342795_7144372513848958867_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1912</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Menjawab Dengan Ajaib - Pdt Naftali Budi K</itunes:title>
                <title>Menjawab Dengan Ajaib - Pdt Naftali Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Lukas 18:1-8</p><p>Kebanyakan orang menginginkan segala sesuatu dengan instan – cepat tanpa mau menjalani proses yang harus dilalui. Karena tidak mau melalui proses, orang menghalalkan segala cara seperti melakukan suap, korupsi, curang, mencuri, dll untuk apa yang ia inginkan. Dalam hal doa, kita juga menginginkan jawaban yang instan, kita meminta terus dikabulkan.</p><p>Tuhan Yesus memberi perumpamaan bagaimana seharusnya kita berdoa yaitu dengan tidak jemu-jemu, sampai mendapatkan jawaban. Bagaimana kita berdoa dengan tidak jemu-jemu? Yang pertama adalah fokus pada Allah bukan masalah. Ketika belum mendapat respon, janda itu “selalu datang” kepada hakim itu (ay. 3). Sampai akhirnya hakim itu menyatakan, “..baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang, ...” (ay. 5). Saat fokus kita pada Allah maka saat kita datang berdoa menghadapkan apa yang menjadi pergumulan kita, kita tunggu respon Tuhan, saat belum ada respon, kita berdoa lagi menunggu respon Tuhan, demikian yang terus kita lakukan sampai Tuhan merespon membuka pintu sorga dan menjawab “Ya” untuk semua yang kita doakan. Yang kedua, kita percaya kedaulatan Allah. Hakim itu punya kedaulatan untuk menentukan apakah akan menolong atau tidak. Allah kita Allah yang berdaulat atas segalanya, Ia menjawab doa tepat pada waktunya, Ia pula yang akan membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin, sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.</p><p>Saat dalam pergumulan, mari fokus pada Allah dengan menghadapkan semua itu pada Tuhan, berdoa dan tunggu dan itu yang terus kita lakukan sampai Allah yang berdaulat merespon dan MENJAWAB DENGAN AJAIB doa kita._ Amin.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Lukas 18:1-8&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebanyakan orang menginginkan segala sesuatu dengan instan – cepat tanpa mau menjalani proses yang harus dilalui. Karena tidak mau melalui proses, orang menghalalkan segala cara seperti melakukan suap, korupsi, curang, mencuri, dll untuk apa yang ia inginkan. Dalam hal doa, kita juga menginginkan jawaban yang instan, kita meminta terus dikabulkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuhan Yesus memberi perumpamaan bagaimana seharusnya kita berdoa yaitu dengan tidak jemu-jemu, sampai mendapatkan jawaban. Bagaimana kita berdoa dengan tidak jemu-jemu? Yang pertama adalah fokus pada Allah bukan masalah. Ketika belum mendapat respon, janda itu “selalu datang” kepada hakim itu (ay. 3). Sampai akhirnya hakim itu menyatakan, “..baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang, ...” (ay. 5). Saat fokus kita pada Allah maka saat kita datang berdoa menghadapkan apa yang menjadi pergumulan kita, kita tunggu respon Tuhan, saat belum ada respon, kita berdoa lagi menunggu respon Tuhan, demikian yang terus kita lakukan sampai Tuhan merespon membuka pintu sorga dan menjawab “Ya” untuk semua yang kita doakan. Yang kedua, kita percaya kedaulatan Allah. Hakim itu punya kedaulatan untuk menentukan apakah akan menolong atau tidak. Allah kita Allah yang berdaulat atas segalanya, Ia menjawab doa tepat pada waktunya, Ia pula yang akan membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin, sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dalam pergumulan, mari fokus pada Allah dengan menghadapkan semua itu pada Tuhan, berdoa dan tunggu dan itu yang terus kita lakukan sampai Allah yang berdaulat merespon dan MENJAWAB DENGAN AJAIB doa kita._ Amin.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="33022119" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/beb188df-c5cf-44df-8ecd-25de29d0aee5/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">60aa62fc-feed-40f0-b474-a2bc656ce40d</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/beb188df-c5cf-44df-8ecd-25de29d0aee5</link>
                <pubDate>Sun, 14 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/6/9/2/93a221aa-7372-45f1-88a4-4ab3fb812148_100673755_572088227049825_4092045333151720665_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2063</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Dengan Sadar - Pdm Thomas Trigiyono</itunes:title>
                <title>Dengan Sadar - Pdm Thomas Trigiyono</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>1Petrus 2:18-19</span></p><p><span>Masalah hidup bisa terjadi karena banyak hal – pemimpin/pemerintah yang otoriter/bengis, bencana alam, penyakit, perang, kesukaran, dll. Sebagai manusia kita memilih hidup nyaman dan pasti menolak proses yang harus dijalani melalui masalah yang terjadi. Tapi firman Tuhan melalui rasul Petrus memerintahkan untuk kita tetap menjalani proses itu dengan tunduk dan hormat meski menyakitkan. Kita tidak bisa menolak tapi kalau hal itu adalah kehendak Allah maka kita harus tetap menjalani. Karena kita adalah seorang hamba (1Pet. 1:18-19) yang harus menerima dan mengerjakan bagian kita dengan tulus hati meski menyakitkan, rugi (kisah Yusuf). </span></p><p><span>Karena kasih karunia-Nya maka kita DENGAN SADAR akan kehendak Allah, menerima dengan syukur masalah – kesukaran – penderitaan yang kita alami saat ini, karena percaya Tuhan yang menolong dan memampukan kita.</span></p><p><span>Saat ini kita menghadapi wabah Covid19,  mari menerima masalah ini sebagai proses yang harus kita lalui dengan tetap tunduk pada kendali Tuhan. Dan karena kasih karunia-Nya DENGAN SADAR akan kehendak Tuhan menghadapi ini dengan tenang, bersama Tuhan kita pasti sanggup melewati semua ini. Amin.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;1Petrus 2:18-19&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Masalah hidup bisa terjadi karena banyak hal – pemimpin/pemerintah yang otoriter/bengis, bencana alam, penyakit, perang, kesukaran, dll. Sebagai manusia kita memilih hidup nyaman dan pasti menolak proses yang harus dijalani melalui masalah yang terjadi. Tapi firman Tuhan melalui rasul Petrus memerintahkan untuk kita tetap menjalani proses itu dengan tunduk dan hormat meski menyakitkan. Kita tidak bisa menolak tapi kalau hal itu adalah kehendak Allah maka kita harus tetap menjalani. Karena kita adalah seorang hamba (1Pet. 1:18-19) yang harus menerima dan mengerjakan bagian kita dengan tulus hati meski menyakitkan, rugi (kisah Yusuf). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Karena kasih karunia-Nya maka kita DENGAN SADAR akan kehendak Allah, menerima dengan syukur masalah – kesukaran – penderitaan yang kita alami saat ini, karena percaya Tuhan yang menolong dan memampukan kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Saat ini kita menghadapi wabah Covid19,  mari menerima masalah ini sebagai proses yang harus kita lalui dengan tetap tunduk pada kendali Tuhan. Dan karena kasih karunia-Nya DENGAN SADAR akan kehendak Tuhan menghadapi ini dengan tenang, bersama Tuhan kita pasti sanggup melewati semua ini. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="26829217" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/b02a83e5-3631-4315-b209-e8d540c0c2b9/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">f5cb4291-939b-45d0-90ab-6b603c1aca09</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/b02a83e5-3631-4315-b209-e8d540c0c2b9</link>
                <pubDate>Sat, 13 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/6/9/2/d6070cfa-e7a3-4ff4-b3ca-95746b461049_97550509_244040280025650_8566587149110868844_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1676</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Kita Dibedakan - Pdp Yakub Budi K</itunes:title>
                <title>Kita Dibedakan - Pdp Yakub Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Keluaran 33:11-29</p><p>Musa dipercaya Tuhan memimpin Israel keluar dari Mesir. Sebagai pemimpin Musa mengalami tekanan baik fisik maupun batin karena Israel bangsa yang tegar tengkuk. Sementara orang Israel sendiri menghadapi kesulitan karena ganasnya padang gurun (ketandusan, bahaya, cuaca ekstrem, serangan musuh). Kita saat ini juga menghadapi kondisi yang sama yang mungkin membuat kita tertekan baik fisik maupun batin kita (lara njaba jero). </p><p>Mari belajar dari Musa yang bisa bertahan selama 40 tahun menghadapi padang gurun :</p><p>1.	Hidup dengan mencukupkan kasih karunia Tuhan. (ay. 12-13). Kasih karunia Tuhan sangat cukup untuk memenuhi semua kebutuhan kita, dalam kasih karunianya kita mengalami kehadiran, kemurahan dan kuasa Allah nyata ketika kita ada dalam kesukaran. Kasih karunianya memampukan kita mencari Tuhan (berdoa) dengan sungguh-sungguh meski keadaan susah ataupun senang dan Tuhan akan menunjukkan jalan bagi kita.</p><p>2.	Selalu bersyukur. “Ingatlah, bangsa ini umat-Mu.” Kita sadar bahwa yang kita miliki – dipercayakan pada kita saat ini – jabatan, uang, pekerjaan, bisnis – adalah milik Tuhan. Selalu bersyukur meski semua itu untuk saat ini mungkin hilang lepas dari genggaman kita. Allah sanggup mengembalikan memulihkan kembali.</p><p>Dengan bersyukur Tuhan akan memberi bimbingan dan damai sejahtera – ketenteraman – kepada kita. Damai sejahtera memberi kemenangan dari masalah yang kita hadapi, kita tidak panik, cemas dan bingung. &#34;Aku dhéwé sing bakal ngirid lakumu sarta maringi kemenangan marang kowé.&#34; (ay. 14 – jawa)</p><p>3.	Allah menyatakan kemuliaanNya (ay. 18-19). KemuliaanNya nyata atas kita dimana karakter – sifat Allah tercermin dalam kehidupan kita. Masalah dan kesukaran yang terjadi akan memproses kita semakin bernilai, berkualitas, berbobot di hadapan Allah.</p><p>Menghadapi padang gurun – kesukaran – yang terjadi, saat kita hidup dengan mencukupkan kasih karunia Allah, bersyukur dalam kondisi apapun maka kemuliaan Allah akan nyata dalam kita. Dalam kasih karunia-Nya KITA DIBEDAKAN dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini. Amin.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Keluaran 33:11-29&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Musa dipercaya Tuhan memimpin Israel keluar dari Mesir. Sebagai pemimpin Musa mengalami tekanan baik fisik maupun batin karena Israel bangsa yang tegar tengkuk. Sementara orang Israel sendiri menghadapi kesulitan karena ganasnya padang gurun (ketandusan, bahaya, cuaca ekstrem, serangan musuh). Kita saat ini juga menghadapi kondisi yang sama yang mungkin membuat kita tertekan baik fisik maupun batin kita (lara njaba jero). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mari belajar dari Musa yang bisa bertahan selama 40 tahun menghadapi padang gurun :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1.	Hidup dengan mencukupkan kasih karunia Tuhan. (ay. 12-13). Kasih karunia Tuhan sangat cukup untuk memenuhi semua kebutuhan kita, dalam kasih karunianya kita mengalami kehadiran, kemurahan dan kuasa Allah nyata ketika kita ada dalam kesukaran. Kasih karunianya memampukan kita mencari Tuhan (berdoa) dengan sungguh-sungguh meski keadaan susah ataupun senang dan Tuhan akan menunjukkan jalan bagi kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2.	Selalu bersyukur. “Ingatlah, bangsa ini umat-Mu.” Kita sadar bahwa yang kita miliki – dipercayakan pada kita saat ini – jabatan, uang, pekerjaan, bisnis – adalah milik Tuhan. Selalu bersyukur meski semua itu untuk saat ini mungkin hilang lepas dari genggaman kita. Allah sanggup mengembalikan memulihkan kembali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan bersyukur Tuhan akan memberi bimbingan dan damai sejahtera – ketenteraman – kepada kita. Damai sejahtera memberi kemenangan dari masalah yang kita hadapi, kita tidak panik, cemas dan bingung. &amp;#34;Aku dhéwé sing bakal ngirid lakumu sarta maringi kemenangan marang kowé.&amp;#34; (ay. 14 – jawa)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3.	Allah menyatakan kemuliaanNya (ay. 18-19). KemuliaanNya nyata atas kita dimana karakter – sifat Allah tercermin dalam kehidupan kita. Masalah dan kesukaran yang terjadi akan memproses kita semakin bernilai, berkualitas, berbobot di hadapan Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghadapi padang gurun – kesukaran – yang terjadi, saat kita hidup dengan mencukupkan kasih karunia Allah, bersyukur dalam kondisi apapun maka kemuliaan Allah akan nyata dalam kita. Dalam kasih karunia-Nya KITA DIBEDAKAN dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini. Amin.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="31098253" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/c06d9f2a-cf88-43ca-93b2-fd0cd127e26c/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">212b74b6-a4a5-4559-a5d7-e0941d5edbdf</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/c06d9f2a-cf88-43ca-93b2-fd0cd127e26c</link>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/6/9/2/b3d595ba-1bac-4207-acd2-d16982ae6243_97569788_544018242938731_1103867854052425379_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1943</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Ada Jaminan Pertolongan - Pdt Sadrah Harjito</itunes:title>
                <title>Ada Jaminan Pertolongan - Pdt Sadrah Harjito</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Sudah beberapa bulan dunia menghadapi wabah Covid 19, dan banyak negara mengalami kerugian. Bukan hanya banyak korban nyawa, tapi Covid 19 juga berimbas pada segi kehidupan yang</p><p>lain. Hampir segala kegiatan harus dikerjakan secara online, dari rumah, sehingga zaman ini disebut zaman NOW. Satu sisi, gereja semakin bertumbuh, bertambah banyak, karena rumah-rumah seakan</p><p>disulap jadi gereja. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi gereja Tuhan, yaitu kita orang-orang percaya. Tapi satu sisi memang harus diakui bahwa ada banyak orang belum siap dengan Work From</p><p>Home. Akibatnya mereka terkena imbas atau dampak buruk dari Covid 19 ini. Tapi kita bersyukur bahwa Tuhan siap menolong, ada jaminan Eben Haezer bagi Anak Tuhan. Ditengah badai krisis ini, kita bahkan dapat terbang mengatasi badai. Mari kita melihat jaminan Tuhan ini sehingga kita tidak tenggelam dalam badai krisis ini. Mari kita baca : Ibr 4:16. </p><p><br></p><p>Apa yang dapat kita pelajari?</p><p><br></p><p>1. <strong>Sebab itu</strong></p><p>Ayat ini diawali dengan kata : sebab itu. Ada suatu alasan yang disampaikan penulis Kitab Ibrani. Semua karena kita punya Tuhan Yesus yang sudah ada di surga sebagai Imam Besar Maha Agung. Imam adalah wakil manusia dalam urusan mengenai Allah. Tuhan Yesus, Ia adalah Imam Besar Agung yang bukan hanya dapat menjadi pengantara. Lebih dari itu, Tuhan Yesus dapat menjamin bahwa doa-doa kita tidak sia-sia. Sederhananya Tuhan Yesus sudah menembus sorga dan menjamin doa kita sampai di sorga.</p><p><br></p><p>2. <strong>Menghampiri tahta kasih karunia</strong></p><p>Karena kita punya Tuhan sebagai Bapa yang berkuasa atas surga dan seluruh bumi. Maka kita dapat dengan berani menghampiri tahta kasih karunia. Kita dapat dengan berani. Berani di sini dalam bahasa aslinya adalah : parrhesia. Parrhesia itu punya makna selain berani : terus terang, penuh percaya. Kita dalam doa dapat berterus terang tentang apa yang kita rasakan. Ingat, Tuhan dapat dan telah merasakan  penderitaan yang kita rasakan. Tuhan sangat mengerti penderitaan kita, sehingga tahu apa yang harus Tuhan kerjakan untuk menolong kita. Doa kita sampai ke tahta kasih karunia. Tahta itu tempat Penguasa menjalankan otoritasnya. Dari tahta itu juga keluar hukum, keputusan</p><p>dari penguasa. Ketika kita berdoa, maka doa kita dijamin sampai ke tahta Allah, bukan sampai tempat lain.Tuhan akan menjawab dengan kasih karunia bagi orang percaya. Kasih karunia : charis, itu bukan sekedar ada kasih dan keindahan. Charis itu maknanya : penyataan istimewa dari kehadiran Tuhan, kuasa dan kemuliaan Allah. Orang yang mendapat kasih karunia akan mengalami hal istimewa dari Allah. Kemuliaan Allah dan kuasaNya yang ajaib akan dinyatakan dalam hidup orang itu. Maka hari-hari ini ketika seluruh dunia mengalami dampak dari pandemi corona. Kita sebagai anak Tuhan, mari dengan yakin menghadap tahta kasih karunia Allah. Sebagai anak Tuhan, kita</p><p>akan menerima hal istimewa dari Tuhan. Kuasa dan kemuliaan Allah akan dinyatakan dalam hidup kita. Maka fokuslah pada Tuhan, bukan pada wabah dan dampak yang terjadi.</p><p><br></p><p>3. <strong>Ada rahmat dan pertolongan</strong></p><p>Kita tidak dapat menghindari adanya virus dan dampak dari virus ini. Artinya, wabah memang harus terjadi, tidak bisa ditolak, dampak ke segi yang lain harus terjadi. Tapi di sisi lain, sebagai anak Tuhan, ada jaminan rahmat dan pertolongan Tuhan dalam doa kita. Sehingga kita dapat dengan berani, dengan yakin berdoa, sebab doa kita sampai ke tahta Allah. Tuhan menjamin ada rahmat bagi kita. Rahmat – eleos : belas kasihan, kemurahan Tuhan. Kalau hari-hari ini kita kena dampak dari keadan ini, mari kita pegang janji Tuhan. Bagi kita ada belas kasihan dan Kemurahan Tuhan. Selain itu juga ada pertolongan Tuhan</p><p>Dalam versi JMNT ditulis ada : response to cry for help. Ada respon Tuhan terhadap teriakan yang minta tolong. Artinya Tuhan segera merespon anda ketika anda berdoa minta pertolonganNya. Tuhan segera bertindak, untuk membuat sesuatu yang baik. Maka jangan takut di tengah badai yang terjadi hari-hari ini. Tapi mari berdoa dengan penuh keyakinan pada Tuhan Yesus. Tuhan akan menjawab dengan segera merespon untuk menolong kita. Maka fokuslah pada Tuhan bukan badai, dan alami jawaban doa yang ajab.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Sudah beberapa bulan dunia menghadapi wabah Covid 19, dan banyak negara mengalami kerugian. Bukan hanya banyak korban nyawa, tapi Covid 19 juga berimbas pada segi kehidupan yang&lt;/p&gt;&lt;p&gt;lain. Hampir segala kegiatan harus dikerjakan secara online, dari rumah, sehingga zaman ini disebut zaman NOW. Satu sisi, gereja semakin bertumbuh, bertambah banyak, karena rumah-rumah seakan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;disulap jadi gereja. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi gereja Tuhan, yaitu kita orang-orang percaya. Tapi satu sisi memang harus diakui bahwa ada banyak orang belum siap dengan Work From&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Home. Akibatnya mereka terkena imbas atau dampak buruk dari Covid 19 ini. Tapi kita bersyukur bahwa Tuhan siap menolong, ada jaminan Eben Haezer bagi Anak Tuhan. Ditengah badai krisis ini, kita bahkan dapat terbang mengatasi badai. Mari kita melihat jaminan Tuhan ini sehingga kita tidak tenggelam dalam badai krisis ini. Mari kita baca : Ibr 4:16. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang dapat kita pelajari?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. &lt;strong&gt;Sebab itu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ayat ini diawali dengan kata : sebab itu. Ada suatu alasan yang disampaikan penulis Kitab Ibrani. Semua karena kita punya Tuhan Yesus yang sudah ada di surga sebagai Imam Besar Maha Agung. Imam adalah wakil manusia dalam urusan mengenai Allah. Tuhan Yesus, Ia adalah Imam Besar Agung yang bukan hanya dapat menjadi pengantara. Lebih dari itu, Tuhan Yesus dapat menjamin bahwa doa-doa kita tidak sia-sia. Sederhananya Tuhan Yesus sudah menembus sorga dan menjamin doa kita sampai di sorga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. &lt;strong&gt;Menghampiri tahta kasih karunia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena kita punya Tuhan sebagai Bapa yang berkuasa atas surga dan seluruh bumi. Maka kita dapat dengan berani menghampiri tahta kasih karunia. Kita dapat dengan berani. Berani di sini dalam bahasa aslinya adalah : parrhesia. Parrhesia itu punya makna selain berani : terus terang, penuh percaya. Kita dalam doa dapat berterus terang tentang apa yang kita rasakan. Ingat, Tuhan dapat dan telah merasakan  penderitaan yang kita rasakan. Tuhan sangat mengerti penderitaan kita, sehingga tahu apa yang harus Tuhan kerjakan untuk menolong kita. Doa kita sampai ke tahta kasih karunia. Tahta itu tempat Penguasa menjalankan otoritasnya. Dari tahta itu juga keluar hukum, keputusan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dari penguasa. Ketika kita berdoa, maka doa kita dijamin sampai ke tahta Allah, bukan sampai tempat lain.Tuhan akan menjawab dengan kasih karunia bagi orang percaya. Kasih karunia : charis, itu bukan sekedar ada kasih dan keindahan. Charis itu maknanya : penyataan istimewa dari kehadiran Tuhan, kuasa dan kemuliaan Allah. Orang yang mendapat kasih karunia akan mengalami hal istimewa dari Allah. Kemuliaan Allah dan kuasaNya yang ajaib akan dinyatakan dalam hidup orang itu. Maka hari-hari ini ketika seluruh dunia mengalami dampak dari pandemi corona. Kita sebagai anak Tuhan, mari dengan yakin menghadap tahta kasih karunia Allah. Sebagai anak Tuhan, kita&lt;/p&gt;&lt;p&gt;akan menerima hal istimewa dari Tuhan. Kuasa dan kemuliaan Allah akan dinyatakan dalam hidup kita. Maka fokuslah pada Tuhan, bukan pada wabah dan dampak yang terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. &lt;strong&gt;Ada rahmat dan pertolongan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita tidak dapat menghindari adanya virus dan dampak dari virus ini. Artinya, wabah memang harus terjadi, tidak bisa ditolak, dampak ke segi yang lain harus terjadi. Tapi di sisi lain, sebagai anak Tuhan, ada jaminan rahmat dan pertolongan Tuhan dalam doa kita. Sehingga kita dapat dengan berani, dengan yakin berdoa, sebab doa kita sampai ke tahta Allah. Tuhan menjamin ada rahmat bagi kita. Rahmat – eleos : belas kasihan, kemurahan Tuhan. Kalau hari-hari ini kita kena dampak dari keadan ini, mari kita pegang janji Tuhan. Bagi kita ada belas kasihan dan Kemurahan Tuhan. Selain itu juga ada pertolongan Tuhan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam versi JMNT ditulis ada : response to cry for help. Ada respon Tuhan terhadap teriakan yang minta tolong. Artinya Tuhan segera merespon anda ketika anda berdoa minta pertolonganNya. Tuhan segera bertindak, untuk membuat sesuatu yang baik. Maka jangan takut di tengah badai yang terjadi hari-hari ini. Tapi mari berdoa dengan penuh keyakinan pada Tuhan Yesus. Tuhan akan menjawab dengan segera merespon untuk menolong kita. Maka fokuslah pada Tuhan bukan badai, dan alami jawaban doa yang ajab.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="50363663" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/40c998ba-3907-436b-a2fc-f51b5c06c933/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">ce807163-f4f1-4f58-8ee7-924f92c2c884</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/40c998ba-3907-436b-a2fc-f51b5c06c933</link>
                <pubDate>Thu, 11 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:duration>3147</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Berkat Orang Benar - Pdt Sadrah Harjito</itunes:title>
                <title>Berkat Orang Benar - Pdt Sadrah Harjito</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Maz. 37:25.</span></p><p><span>Kita ada sebagaimana kita ada hari ini karena anugrah, kasih, kebaikan dan penyertaan Tuhan. Meskipun saat ini kita berada dalam masa sukar, biar kita tetap memiliki respon yang benar menghadapi keadaan sekarang ini. </span></p><p><span>Daud di akhir hidupnya, menyimpulkan bahwa orang benar tidak pernah ditinggalkan bahkan anak cucunya diberkati. Ada masa dalam kehidupan kita yang pasti terjadi, kita tidak bisa menolak-menghindar dan harus dihadapi. Daud pernah mengalami masa sukar akan dibunuh, dikhianati, dibuang, dikejar-kejar. Tapi satu yang dia lakukan dia hadapi dan tidak mau tenggelam dalam masalah itu, karena dibalik itu semua ia melihat pertolongan, pembelaan  Tuhan. Dan itu menjadi pengalaman dengan Tuhan yang membuat dia matang secara pribadi dalam menghadapi setiap masalah. Ada penyertaan-Nya yang ajaib, ada kekuatan dan jalan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi. </span></p><p><span>Daud juga menyatakan bahwa orang benar tidak pernah ditinggalkan.  Daud pernah jatuh melakukan kesalahan/dosa, tapi mau berubah dalam Tuhan. Kita mendapat status sebagai orang benar melalui Kristus, kita adalah ciptaan baru artinya ada sesuatu yang diubah dan ditingkatkan mutunya. Orang benar adalah orang yang mau belajar meneliti dan hidup dalam hukum ilahi – kesukaannya adalah taurat Tuhan (Maz. 1). Kita hidup dari firman yang keluar dari mulut Allah. Menjadi orang yang konsisten memberi makan rohnya dengan firman Tuhan. </span></p><p><span>Dalam masa seperti ini, kita percaya ada penyertaan Tuhan yang ajaib dan kita dibenarkan karena menyukai dan menghidupi firman-Nya sehingga kita tidak pernah ditinggalkan oleh Tuhan dan BERKAT ORANG BENAR akan sampai kepada anak cucu kita. Amin.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Maz. 37:25.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kita ada sebagaimana kita ada hari ini karena anugrah, kasih, kebaikan dan penyertaan Tuhan. Meskipun saat ini kita berada dalam masa sukar, biar kita tetap memiliki respon yang benar menghadapi keadaan sekarang ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Daud di akhir hidupnya, menyimpulkan bahwa orang benar tidak pernah ditinggalkan bahkan anak cucunya diberkati. Ada masa dalam kehidupan kita yang pasti terjadi, kita tidak bisa menolak-menghindar dan harus dihadapi. Daud pernah mengalami masa sukar akan dibunuh, dikhianati, dibuang, dikejar-kejar. Tapi satu yang dia lakukan dia hadapi dan tidak mau tenggelam dalam masalah itu, karena dibalik itu semua ia melihat pertolongan, pembelaan  Tuhan. Dan itu menjadi pengalaman dengan Tuhan yang membuat dia matang secara pribadi dalam menghadapi setiap masalah. Ada penyertaan-Nya yang ajaib, ada kekuatan dan jalan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Daud juga menyatakan bahwa orang benar tidak pernah ditinggalkan.  Daud pernah jatuh melakukan kesalahan/dosa, tapi mau berubah dalam Tuhan. Kita mendapat status sebagai orang benar melalui Kristus, kita adalah ciptaan baru artinya ada sesuatu yang diubah dan ditingkatkan mutunya. Orang benar adalah orang yang mau belajar meneliti dan hidup dalam hukum ilahi – kesukaannya adalah taurat Tuhan (Maz. 1). Kita hidup dari firman yang keluar dari mulut Allah. Menjadi orang yang konsisten memberi makan rohnya dengan firman Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Dalam masa seperti ini, kita percaya ada penyertaan Tuhan yang ajaib dan kita dibenarkan karena menyukai dan menghidupi firman-Nya sehingga kita tidak pernah ditinggalkan oleh Tuhan dan BERKAT ORANG BENAR akan sampai kepada anak cucu kita. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="32306991" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/b66b7334-5464-409e-aea4-e90237c7c8b7/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">a6fe3fbe-4b96-407a-bcbd-8ffe6b2297f0</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/b66b7334-5464-409e-aea4-e90237c7c8b7</link>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/30/12/ead50dfd-54e4-470c-987d-bc2b4ebbaeec_97259382_245956163168456_882878829733659905_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2019</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Pasti Dipulihkan - Pdt Naftali Budi K</itunes:title>
                <title>Pasti Dipulihkan - Pdt Naftali Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Yoel 2:25-26</span></p><p><span>Firman Tuhan disampaikan melalui Yoel tentang malapetaka yang dahsyat yang terjadi di Yehuda karena ketidaktaatan mereka sebagai sebuah bangsa, dan mengenai malapetaka itu agar diceritakan kepada generasi ke generasi. Ada masa dimana semua yang diusahakan oleh umat Allah akan habis tidak tersisa – dihabiskan, dimakan oleh belalang (Yoel 1:1-12). Tapi Tuhan berjanji, “Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, …kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.” (Yoel 2:25-26). Bagaimana kita mengalami pemulihan dari Tuhan : 1). MERENDAHKAN DIRI DIHADAPAN TUHAN (Yoel 1:13-16). Mengeluh, meratap dan berteriak kepada Tuhan. Apapun yang kita alami keluhkan, sampaikan kepada Tuhan. Allah memberi tanggung jawab kepada kita umat Tuhan semakin sungguh-sungguh berdoa, berserah sepenuhnya kepada Tuhan. 2) DENGAN BERBALIK KEPADA TUHAN – BERTOBAT (Yoel 2: 12-13). Mengaku semua dosa kesalahan kita, dimulai dari hati kita, yang didalam (hati) kita beres, maka yang nampak dari luar pasti juga akan beres. 3). DIPULIHKAN DALAM KELIMPAHAN (Yoel 2:18-24). Karena kasih-Nya Tuhan berjanji menghapus aib kita dan memulihkan umat-Nya dengan kelimpahan.</span></p><p><span>Bangsa kita sedang menghadapi pandemi Covid19, dampaknya kita juga ikut merasakan. Mari sebagai umat Allah dibangsa ini, kita merendahkan diri dihadapan Tuhan, berbalik kepada Tuhan (2Taw 7:14). Karena kasih-Nya, keadaan kita dan bangsa Indonesia PASTI DIPULIHKAN Tuhan dengan kelimpahan yang luar biasa. Amin.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Yoel 2:25-26&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Firman Tuhan disampaikan melalui Yoel tentang malapetaka yang dahsyat yang terjadi di Yehuda karena ketidaktaatan mereka sebagai sebuah bangsa, dan mengenai malapetaka itu agar diceritakan kepada generasi ke generasi. Ada masa dimana semua yang diusahakan oleh umat Allah akan habis tidak tersisa – dihabiskan, dimakan oleh belalang (Yoel 1:1-12). Tapi Tuhan berjanji, “Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, …kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.” (Yoel 2:25-26). Bagaimana kita mengalami pemulihan dari Tuhan : 1). MERENDAHKAN DIRI DIHADAPAN TUHAN (Yoel 1:13-16). Mengeluh, meratap dan berteriak kepada Tuhan. Apapun yang kita alami keluhkan, sampaikan kepada Tuhan. Allah memberi tanggung jawab kepada kita umat Tuhan semakin sungguh-sungguh berdoa, berserah sepenuhnya kepada Tuhan. 2) DENGAN BERBALIK KEPADA TUHAN – BERTOBAT (Yoel 2: 12-13). Mengaku semua dosa kesalahan kita, dimulai dari hati kita, yang didalam (hati) kita beres, maka yang nampak dari luar pasti juga akan beres. 3). DIPULIHKAN DALAM KELIMPAHAN (Yoel 2:18-24). Karena kasih-Nya Tuhan berjanji menghapus aib kita dan memulihkan umat-Nya dengan kelimpahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Bangsa kita sedang menghadapi pandemi Covid19, dampaknya kita juga ikut merasakan. Mari sebagai umat Allah dibangsa ini, kita merendahkan diri dihadapan Tuhan, berbalik kepada Tuhan (2Taw 7:14). Karena kasih-Nya, keadaan kita dan bangsa Indonesia PASTI DIPULIHKAN Tuhan dengan kelimpahan yang luar biasa. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="36064862" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/bca708a5-c250-4a9b-987f-074636bbfa9c/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">558294af-3c21-4b38-acca-1960c9a9e8f2</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/bca708a5-c250-4a9b-987f-074636bbfa9c</link>
                <pubDate>Tue, 09 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/30/12/55d15391-4d6f-4990-bf87-d8d435a31ab2_98478412_711689606299787_1141720238039921753_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2254</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Kita Yang Menang - Pdt  Markus Prasetya</itunes:title>
                <title>Kita Yang Menang - Pdt  Markus Prasetya</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>KELUARAN 17:8-16</span></p><p><span>Setelah selesai dengan masalah di Masa dan Meriba, bangsa Israel menghadapi masalah baru yakni berperang melawan orang Amalek di Rafidim. Masalah yang satu selesai timbul masalah yang baru. Perjalanan orang Israel menuju tanah Perjanjian adalah gambaran perjalanan kehidupan orang percaya bersama dengan Tuhan, ada masalah dan tantangan yang akan terjadi dalam hidup kita. Kita akan dapat mengatasi semua itu karena :</span></p><p><span>1. Hanya Tuhan saja yang memberi kemenangan (Ams. 21:31)</span></p><p><span>Mungkin saat ini kita sedang bergulat dengan masalah pekerjaan, bisnis, kesehatan, keluarga, pelayanan, dll. Angkat tangan kita pada Tuhan dalam doa, kita akan melihat Tuhan yang bekerja memberi kemenangan.</span></p><p><span>2. Ada kerjasama – saling mendukung.</span></p><p><span>Musa, Harun dan Hur yang berdoa sementara Yosua memimpin orang Israel maju berperang. Mendukung pemimpin kita dengan mengerjakan apa yang menjadi bagian kita. </span></p><p><span>3. Berinisiatif. Saat menghadapi masalah miliki ide, menjadi kreatif dan melangkah aktif tahu apa yang kita kerjakan. Sehingga dengan mudah dan cepat masalah itu terselesaikan.</span></p><p><span>4. Tetap bersyukur (ay. 15-16). Bersyukur untuk penyertaan dan kemenangan atas setiap masalah yang kita hadapi.</span></p><p><span>Bangsa kita sedang menghadapi masalah Covid19, bahkan dunia. Andalkan Tuhan menghadapi wabah ini, diperlukan kerja sama dari semua pihak, dukung pemerintah dengan melaksanakan semua himbauan untuk memutus penularan virus ini. Miliki ide, kreatifitas dan terus aktif mencari solusi dari dampak yang muncul, dan tetap bersyukur dengan keadaan saat ini. Masalah boleh silih berganti, bersama Tuhan KITA YANG MENANG!! Tuhan Yesus memberkati.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;KELUARAN 17:8-16&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Setelah selesai dengan masalah di Masa dan Meriba, bangsa Israel menghadapi masalah baru yakni berperang melawan orang Amalek di Rafidim. Masalah yang satu selesai timbul masalah yang baru. Perjalanan orang Israel menuju tanah Perjanjian adalah gambaran perjalanan kehidupan orang percaya bersama dengan Tuhan, ada masalah dan tantangan yang akan terjadi dalam hidup kita. Kita akan dapat mengatasi semua itu karena :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;1. Hanya Tuhan saja yang memberi kemenangan (Ams. 21:31)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Mungkin saat ini kita sedang bergulat dengan masalah pekerjaan, bisnis, kesehatan, keluarga, pelayanan, dll. Angkat tangan kita pada Tuhan dalam doa, kita akan melihat Tuhan yang bekerja memberi kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;2. Ada kerjasama – saling mendukung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Musa, Harun dan Hur yang berdoa sementara Yosua memimpin orang Israel maju berperang. Mendukung pemimpin kita dengan mengerjakan apa yang menjadi bagian kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;3. Berinisiatif. Saat menghadapi masalah miliki ide, menjadi kreatif dan melangkah aktif tahu apa yang kita kerjakan. Sehingga dengan mudah dan cepat masalah itu terselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;4. Tetap bersyukur (ay. 15-16). Bersyukur untuk penyertaan dan kemenangan atas setiap masalah yang kita hadapi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Bangsa kita sedang menghadapi masalah Covid19, bahkan dunia. Andalkan Tuhan menghadapi wabah ini, diperlukan kerja sama dari semua pihak, dukung pemerintah dengan melaksanakan semua himbauan untuk memutus penularan virus ini. Miliki ide, kreatifitas dan terus aktif mencari solusi dari dampak yang muncul, dan tetap bersyukur dengan keadaan saat ini. Masalah boleh silih berganti, bersama Tuhan KITA YANG MENANG!! Tuhan Yesus memberkati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="34252591" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/f8aa5f6e-db95-46e5-9f5e-9b847d13f65d/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">547c0ed4-cb06-48b1-9c68-82995e51eada</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/f8aa5f6e-db95-46e5-9f5e-9b847d13f65d</link>
                <pubDate>Mon, 08 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/30/12/f07fe099-fa13-4270-85e5-848d4757ad37_97254231_711940382906486_829478976272995877_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2140</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Tuhan Memakai GerejaNya - Pdm Thomas Trigiyono</itunes:title>
                <title>Tuhan Memakai GerejaNya - Pdm Thomas Trigiyono</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>HAKIM 3:7-11</span></p><p><span>Masalah dan kesulitan yang terjadi bisa disebabkan oleh banyak hal, karena kesalahan – dosa kita, bencana alam, wabah penyakit, perang, kelaparan, dll. Tuhan menghukum Israel karena berbuat jahat, melupakan Tuhan dan menyembah ilah lain – baal &amp; berhala asyera . Sehingga Allah menghukum dengan dikuasai (dijajah) oleh bangsa Aram selama 8 tahun (ay. 7-8). Dalam kesulitan mereka minta tolong dan berseru kepada Tuhan (Ay. 9). Akhirnya Tuhan memanggil dan memilih seseorang yang diurapi-Nya (Otniel) menjadi hakim untuk menyatakan kehendak-Nya dengan melepaskan Israel dari bangsa Aram.</span></p><p><span>Pandemi Covid19 melanda bangsa Indonesia, kita juga terkena dampaknya. Kesulitan yang terjadi saat ini kiranya mendorong dan membawa kita untuk kembali mencari Tuhan – berdoa, memuji dan menyembah – dengan lebih sungguh-sungguh lagi. Tuhan juga memanggil, memilih dan mengurapi kita gereja-Nya, agar menjadi berkat bagi bangsa ini. Dimanapun kita berada saat ini, mari menjadi penjaga-pembela bagi bangsa kita melawan wabah Covid19 melalui doa-doa kita. Karena Tuhan akan memakai gereja-Nya di akhir zaman untuk menyatakan kasih dan kehendak-Nya. Amin. Tuhan Yesus memberkati.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;HAKIM 3:7-11&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Masalah dan kesulitan yang terjadi bisa disebabkan oleh banyak hal, karena kesalahan – dosa kita, bencana alam, wabah penyakit, perang, kelaparan, dll. Tuhan menghukum Israel karena berbuat jahat, melupakan Tuhan dan menyembah ilah lain – baal &amp;amp; berhala asyera . Sehingga Allah menghukum dengan dikuasai (dijajah) oleh bangsa Aram selama 8 tahun (ay. 7-8). Dalam kesulitan mereka minta tolong dan berseru kepada Tuhan (Ay. 9). Akhirnya Tuhan memanggil dan memilih seseorang yang diurapi-Nya (Otniel) menjadi hakim untuk menyatakan kehendak-Nya dengan melepaskan Israel dari bangsa Aram.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Pandemi Covid19 melanda bangsa Indonesia, kita juga terkena dampaknya. Kesulitan yang terjadi saat ini kiranya mendorong dan membawa kita untuk kembali mencari Tuhan – berdoa, memuji dan menyembah – dengan lebih sungguh-sungguh lagi. Tuhan juga memanggil, memilih dan mengurapi kita gereja-Nya, agar menjadi berkat bagi bangsa ini. Dimanapun kita berada saat ini, mari menjadi penjaga-pembela bagi bangsa kita melawan wabah Covid19 melalui doa-doa kita. Karena Tuhan akan memakai gereja-Nya di akhir zaman untuk menyatakan kasih dan kehendak-Nya. Amin. Tuhan Yesus memberkati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="30783947" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/5ac35708-8387-4043-b4d8-5ab2d756c383/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">0e850a7e-d7fe-4c50-8bc7-c176626c97fb</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/5ac35708-8387-4043-b4d8-5ab2d756c383</link>
                <pubDate>Sun, 07 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/30/12/4b65709f-d86e-4797-bd71-14e7d1c46bfa_98090940_257423125636607_1071546231366896274_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1923</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Kejutan Dari Allah - Pdp Yakub Budi K</itunes:title>
                <title>Kejutan Dari Allah - Pdp Yakub Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>KEJ. 45:25-28, 46:1-4</p><p>Pada zaman Yakub terjadi kelaparan yang melanda dunia selama 7 tahun. Saat diberitahu bahwa Yusuf masih hidup dan telah menjadi kuasa atas seluruh Mesir, hati Yakub tetap dingin mendengar kabar itu karena tidak mempercayai anak-anaknya yang telah berbohong perihal Yusuf (ay. 26). Kekecewaan, kekuatiran, ketakutan, pesimis yang menguasai seseorang bisa mengakibatkan hati menjadi dingin, tidak mudah percaya dengan suatu yang benar termasuk janji/firman Tuhan. Alami kejutan dari Allah di masa pandemi saat ini, dengan :</p><p>1. Ingat janji Allah. Yakub hatinya melonjak – bangkit kembali semangatnya setelah tahu anak yang dikasihinya masih hidup (Kej. 45:28), mimpi-mimpi Yusuf yang disimpan dalam hatinya digenapi Allah. Janji – firman Allah akan membakar hati yang dingin/beku yang telah dikuasai kekecewaan, putus asa, pesimis, kuatir, takut, marah dengan dengan hati yang baru - mentalitas yang baru. Firman yang kita lakukan di masa sulit akan mengubah pola pikir kita, tidak kuatir akan hidup kita karena Allah yang menjaminnya (Matius 6:25-34).</p><p>2. Tetap Berdoa (Kej. 46:1). Saat Yakub berdoa, Tuhan meneguhkan perjanjian-Nya bahwa Tuhan akan menyertai dan menjadikan bangsa yang besar di Mesir, dan Tuhan akan membawa keturunannya kembali ke tanah Kanaan.</p><p>Kawal dengan doa setiap janji Allah atas bangsa dan hidup kita, sampai semua digenapi.</p><p>Jaga hati kita agar tidak dingin/beku karena keadaan saat ini karena kita punya Allah yang maha tahu, Ia tahu bagaimana dan kapan krisis ini berakhir. Ingat janjiNya dan tetaplah berdoa dan alami kejutan dari Allah kita. Amin.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;KEJ. 45:25-28, 46:1-4&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada zaman Yakub terjadi kelaparan yang melanda dunia selama 7 tahun. Saat diberitahu bahwa Yusuf masih hidup dan telah menjadi kuasa atas seluruh Mesir, hati Yakub tetap dingin mendengar kabar itu karena tidak mempercayai anak-anaknya yang telah berbohong perihal Yusuf (ay. 26). Kekecewaan, kekuatiran, ketakutan, pesimis yang menguasai seseorang bisa mengakibatkan hati menjadi dingin, tidak mudah percaya dengan suatu yang benar termasuk janji/firman Tuhan. Alami kejutan dari Allah di masa pandemi saat ini, dengan :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Ingat janji Allah. Yakub hatinya melonjak – bangkit kembali semangatnya setelah tahu anak yang dikasihinya masih hidup (Kej. 45:28), mimpi-mimpi Yusuf yang disimpan dalam hatinya digenapi Allah. Janji – firman Allah akan membakar hati yang dingin/beku yang telah dikuasai kekecewaan, putus asa, pesimis, kuatir, takut, marah dengan dengan hati yang baru - mentalitas yang baru. Firman yang kita lakukan di masa sulit akan mengubah pola pikir kita, tidak kuatir akan hidup kita karena Allah yang menjaminnya (Matius 6:25-34).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Tetap Berdoa (Kej. 46:1). Saat Yakub berdoa, Tuhan meneguhkan perjanjian-Nya bahwa Tuhan akan menyertai dan menjadikan bangsa yang besar di Mesir, dan Tuhan akan membawa keturunannya kembali ke tanah Kanaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kawal dengan doa setiap janji Allah atas bangsa dan hidup kita, sampai semua digenapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jaga hati kita agar tidak dingin/beku karena keadaan saat ini karena kita punya Allah yang maha tahu, Ia tahu bagaimana dan kapan krisis ini berakhir. Ingat janjiNya dan tetaplah berdoa dan alami kejutan dari Allah kita. Amin.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="30541531" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/d48b5ace-88e1-4f22-bd18-a9d5ddc67cd4/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">7c4adee8-f0d3-4421-9e22-4ae6554c8818</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/d48b5ace-88e1-4f22-bd18-a9d5ddc67cd4</link>
                <pubDate>Sat, 06 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/30/12/2ccecb1a-f018-401d-bc9b-8d6242ebb650_97091337_277688083261487_2836574259333589364_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1908</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Tetap Fokus - Pdt Sadrah Harjito</itunes:title>
                <title>Tetap Fokus - Pdt Sadrah Harjito</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Pandemi Covid19 yang terjadi sekarang ini seperti badai yang melanda bangsa kita bahkan dunia saat ini. Di awal tahun 2020, Tuhan sampaikan bahwa akan ada badai melanda di tahun ini, tapi siapa yang tetap fokus pada Tuhan ia akan mengalami perkenanan Tuhan. 2Raj. 5 mengisahkan Naaman yang mengalami badai dalam hidupnya, yaitu sakit kusta. Badai masalah persoalan bisa menimpa siapa saja tanpa pandang bulu, tapi saat fokus kita pada Tuhan maka : </span></p><p><br></p><p><span>#Kita masuk zona khusus Tuhan. </span></p><p><span>Arti dari nama “Naaman” yaitu untuk menjadi menyenangkan, menjadi manis, menjadi indah. Ada penyediaan Tuhan yang indah, manis dalam hidup kita. – Kesembuhan, pemulihan, jalan keluar, penghiburan dan semua yang manis dari Tuhan. </span></p><p><br></p><p><span>#Ada kepastian dalam Tuhan (Ay. 3). “Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria…tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.” Kepastian/perkenanan Tuhan tidak dapat dihambat oleh apapun. Meskipun sebagai tawanan, perkenanan Tuhan terjadi atas Ester, Yusuf, Daniel, Sadrah, Mesakh dan Abednego diangkat tinggi oleh Tuhan, menjadi penguasa. </span></p><p><br></p><p><span>#Merendahkan diri dihadapan Tuhan (ay. 14). Perkenanan Tuhan terjadi saat kita mau merendahkan diri di hadapan TUHan, tunduk pada firman-Nya. Naaman seorang panglima disembuhkan saat melakukan apa yang dikatakan nabi Elisa. </span></p><p><span>Saudara, tetap fokus pada Tuhan! Dalam badai, masa perkenanan Tuhan dinyatakan dalam hidup kita. Amin.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Pandemi Covid19 yang terjadi sekarang ini seperti badai yang melanda bangsa kita bahkan dunia saat ini. Di awal tahun 2020, Tuhan sampaikan bahwa akan ada badai melanda di tahun ini, tapi siapa yang tetap fokus pada Tuhan ia akan mengalami perkenanan Tuhan. 2Raj. 5 mengisahkan Naaman yang mengalami badai dalam hidupnya, yaitu sakit kusta. Badai masalah persoalan bisa menimpa siapa saja tanpa pandang bulu, tapi saat fokus kita pada Tuhan maka : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;#Kita masuk zona khusus Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Arti dari nama “Naaman” yaitu untuk menjadi menyenangkan, menjadi manis, menjadi indah. Ada penyediaan Tuhan yang indah, manis dalam hidup kita. – Kesembuhan, pemulihan, jalan keluar, penghiburan dan semua yang manis dari Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;#Ada kepastian dalam Tuhan (Ay. 3). “Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria…tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.” Kepastian/perkenanan Tuhan tidak dapat dihambat oleh apapun. Meskipun sebagai tawanan, perkenanan Tuhan terjadi atas Ester, Yusuf, Daniel, Sadrah, Mesakh dan Abednego diangkat tinggi oleh Tuhan, menjadi penguasa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;#Merendahkan diri dihadapan Tuhan (ay. 14). Perkenanan Tuhan terjadi saat kita mau merendahkan diri di hadapan TUHan, tunduk pada firman-Nya. Naaman seorang panglima disembuhkan saat melakukan apa yang dikatakan nabi Elisa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Saudara, tetap fokus pada Tuhan! Dalam badai, masa perkenanan Tuhan dinyatakan dalam hidup kita. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="30323356" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/1bb6f5e3-f209-4c26-a792-b93f75ce1e98/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">4c3f093e-44bf-4ced-ab79-558b6fb3b552</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/1bb6f5e3-f209-4c26-a792-b93f75ce1e98</link>
                <pubDate>Fri, 05 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/30/12/efd89802-9af0-44ed-8024-e106cb923c76_97278392_1724084031048542_6468026621940342537_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1895</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Eben Haezer - Pdt Markus Prasetya</itunes:title>
                <title>Eben Haezer - Pdt Markus Prasetya</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Minggu yang lalu kita dengar Firman, bahwa hidup kita bagaikan kapal yang sedang berlayar di lautan, dan diterpa badai. Badainya bermacam2 : kesehatan/corona, rumah tangga, ekonomi, dll.</p><p><br></p><p>Tapi sekarang kita hidup dalam zaman kebangkitan Tuhan Yesus, sehingga kita yang percaya dan taat Firman, tak perlu takut, sebab Tuhan Yesus yang hidup, siap menolong apapun juga masalah kita. Apa yang perlu ada pada kita :</p><p><br></p><p>1. Kita bersyukur, bahwa kita punya Tuhan yang hidup.</p><p>1Kor. 15:1-8, 13-20, 58. Pemberitaan – iman – pelayanan kita tidak sia2, tapi semuapasti ada manfaatnya, kisah 5 roti – 2 ikan, exodus.</p><p>Kesaksian : Gusti Yesus Tresna Kula, biaya kelahiran anak I; Tidak ada dana bisa memberli tanah ini dan membangunnya, dll.</p><p><br></p><p>2. Lebih bersyukur lagi, sebab Tuhan yang kita percayai, yang kita ikuti adalah Tuhan yang punya kasih tak terbatas. Dikatakan lebih tinggi dari langit, lebih dalam dari samudera, kasihNya dapat menjangkau kita semua. – pujian : Lingkupiku.</p><p>Kesaksian : a). PI mau dianiaya/dibunuh puluhan orang tapi aneh, saya terus bersaksi tentang kasihNya Tuhan Yesus, penganiaya itu satu demi satu pergi dan saya dibebaskan.</p><p>b). Saya naik motor dengan 2 (dua) anak saya, ditabrak bus dari belakang, saya dan kedua anak saya terpental, motor ringsek, tapi aneh, saya dan kedua anak saya lecet saja tidak.</p><p><br></p><p>3. Lebih bersyukur lagi. Tuhan dengan kasihNya yang maha itu sangat peduli kepada umat manusia yang mau percaya, maka dimanapun, kapanpun dalam keadaan bagaimanapun kita membutuhkan pertolongan, Tuhan pasti mau menolong. Tuhan tidak pernah tertidur (Maz. 121). Dalam perjalanan kita Tuhan selalu berkata seperti dalam Yesaya 41:10, Mat. 6:25-35, Fil. 4:6-7. Dan pertolonganNya sangat terbukti (Maz. 46). Saat ini menghadapi Corona tak bisa Ibadah Raya (Kesaksian)</p><p><br></p><p>4. Yang perlu ada bagi kita, iman percayalah dengan teguh, jangan bimbang/ragu tapi mantap seperti Daniel + SMA – Dan. 3:17-18. Maka Daniel di gua singa, SMA dalam dapur api tidak usah teriak-teriak minta tolong.Tuhan mahatahu dan hadir menolong mereka, sehingga singa tidak menelan, api tidak menghanguskan. Dan Tuhannya Daniel, SMA adalah Tuhan yang sama yang kita percayai yaitu Tuhan Yesus yang hidup. Memang pernah mati menebus dosa kita jangan berbuat dosa lagi. Hari ke-3 bangkit/hidup (soe).</p><p><br></p><p>Maka jaga hidup kita sesuai Firman. Jaga hidup kita, jangan ikut-ikutan dunia main-main dengan dosa, berlaku jahat, durhaka, hoax, dll.</p><p><br></p><p>Jaga hidup kudus. Maka kita akan mengalami perkara-perkara yang indah, ajakan Mazmur 35:13 merendahkan jiwa. Hidup jadi berkat.</p><p>Pasti Tuhan memberkati, menyertai dan Eben Haezer manut Firman Tuhan dan manut pemerintah Tuhan. Amin</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Minggu yang lalu kita dengar Firman, bahwa hidup kita bagaikan kapal yang sedang berlayar di lautan, dan diterpa badai. Badainya bermacam2 : kesehatan/corona, rumah tangga, ekonomi, dll.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi sekarang kita hidup dalam zaman kebangkitan Tuhan Yesus, sehingga kita yang percaya dan taat Firman, tak perlu takut, sebab Tuhan Yesus yang hidup, siap menolong apapun juga masalah kita. Apa yang perlu ada pada kita :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Kita bersyukur, bahwa kita punya Tuhan yang hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1Kor. 15:1-8, 13-20, 58. Pemberitaan – iman – pelayanan kita tidak sia2, tapi semuapasti ada manfaatnya, kisah 5 roti – 2 ikan, exodus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesaksian : Gusti Yesus Tresna Kula, biaya kelahiran anak I; Tidak ada dana bisa memberli tanah ini dan membangunnya, dll.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Lebih bersyukur lagi, sebab Tuhan yang kita percayai, yang kita ikuti adalah Tuhan yang punya kasih tak terbatas. Dikatakan lebih tinggi dari langit, lebih dalam dari samudera, kasihNya dapat menjangkau kita semua. – pujian : Lingkupiku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesaksian : a). PI mau dianiaya/dibunuh puluhan orang tapi aneh, saya terus bersaksi tentang kasihNya Tuhan Yesus, penganiaya itu satu demi satu pergi dan saya dibebaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;b). Saya naik motor dengan 2 (dua) anak saya, ditabrak bus dari belakang, saya dan kedua anak saya terpental, motor ringsek, tapi aneh, saya dan kedua anak saya lecet saja tidak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Lebih bersyukur lagi. Tuhan dengan kasihNya yang maha itu sangat peduli kepada umat manusia yang mau percaya, maka dimanapun, kapanpun dalam keadaan bagaimanapun kita membutuhkan pertolongan, Tuhan pasti mau menolong. Tuhan tidak pernah tertidur (Maz. 121). Dalam perjalanan kita Tuhan selalu berkata seperti dalam Yesaya 41:10, Mat. 6:25-35, Fil. 4:6-7. Dan pertolonganNya sangat terbukti (Maz. 46). Saat ini menghadapi Corona tak bisa Ibadah Raya (Kesaksian)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Yang perlu ada bagi kita, iman percayalah dengan teguh, jangan bimbang/ragu tapi mantap seperti Daniel &#43; SMA – Dan. 3:17-18. Maka Daniel di gua singa, SMA dalam dapur api tidak usah teriak-teriak minta tolong.Tuhan mahatahu dan hadir menolong mereka, sehingga singa tidak menelan, api tidak menghanguskan. Dan Tuhannya Daniel, SMA adalah Tuhan yang sama yang kita percayai yaitu Tuhan Yesus yang hidup. Memang pernah mati menebus dosa kita jangan berbuat dosa lagi. Hari ke-3 bangkit/hidup (soe).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka jaga hidup kita sesuai Firman. Jaga hidup kita, jangan ikut-ikutan dunia main-main dengan dosa, berlaku jahat, durhaka, hoax, dll.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jaga hidup kudus. Maka kita akan mengalami perkara-perkara yang indah, ajakan Mazmur 35:13 merendahkan jiwa. Hidup jadi berkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasti Tuhan memberkati, menyertai dan Eben Haezer manut Firman Tuhan dan manut pemerintah Tuhan. Amin&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="57945025" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/41511187-5481-4af6-b1f4-35a2894e0e17/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">58acabd0-25e2-48fb-98ea-63c902ae96d6</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/41511187-5481-4af6-b1f4-35a2894e0e17</link>
                <pubDate>Thu, 04 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:duration>3621</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Apa Yang Kita Inginkan - Pdt Naftali Budi K</itunes:title>
                <title>Apa Yang Kita Inginkan - Pdt Naftali Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Filipi 4:6-7</span></p><p><span>Keadaan dunia sekarang ini bisa membuat kita menjadi kuatir dan itu manusiawi, bisa terjadi kepada siapapun. Ketika yang terjadi tidak seperti yang kita INGINKAN maka hal itu akan membuat kita menjadi kuatir, kuatir tentang wabah Covid19, pekerjaan, usaha, pendidikan, rumah tangga, keuangan, keamanan, dll. </span></p><p><span>Tapi bagi kita orang percaya firman Tuhan berkata, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga…” Tuhan perintahkan supaya kita jangan kuatir dalam segala hal. Karena dengan berdoa, memohon dan bersyukur, Allah akan melimpahkan damai sejahtera-Nya yang melampuai segala akal untuk memelihara hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus (ay. 7). Karena hanya damai sejahtera Allah saja yang akan melenyapkan segala kekuatiran dalam hati kita.</span></p><p><span>Apa yang kita INGINKAN di masa sekarang ini? Nyatakan semuanya itu dalam doa-doa dan permohonanan saudara dengan ucapan syukur kepada Allah. Haleluyah.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Filipi 4:6-7&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Keadaan dunia sekarang ini bisa membuat kita menjadi kuatir dan itu manusiawi, bisa terjadi kepada siapapun. Ketika yang terjadi tidak seperti yang kita INGINKAN maka hal itu akan membuat kita menjadi kuatir, kuatir tentang wabah Covid19, pekerjaan, usaha, pendidikan, rumah tangga, keuangan, keamanan, dll. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Tapi bagi kita orang percaya firman Tuhan berkata, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga…” Tuhan perintahkan supaya kita jangan kuatir dalam segala hal. Karena dengan berdoa, memohon dan bersyukur, Allah akan melimpahkan damai sejahtera-Nya yang melampuai segala akal untuk memelihara hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus (ay. 7). Karena hanya damai sejahtera Allah saja yang akan melenyapkan segala kekuatiran dalam hati kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Apa yang kita INGINKAN di masa sekarang ini? Nyatakan semuanya itu dalam doa-doa dan permohonanan saudara dengan ucapan syukur kepada Allah. Haleluyah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="30994599" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/534f10ee-f75e-4e3c-b7e8-5d0777b5ffa7/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">347ddb80-2280-4d84-bee3-12a5d8529df0</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/534f10ee-f75e-4e3c-b7e8-5d0777b5ffa7</link>
                <pubDate>Wed, 03 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/30/11/b335af71-1196-46ba-9726-4aace5ece3b8_96417848_239267427290545_4990015421806143014_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1937</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Seseorang Yang Bersyukur - Pdm Thomas Trigiyono</itunes:title>
                <title>Seseorang Yang Bersyukur - Pdm Thomas Trigiyono</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Lukas 17:11-19</p><p>Kusta pada waktu itu adalah penyakit menular, dianggap najis sehingga penderitanya dikucilkan dan terbuang dari masyarakat. Dalam keadaan dikucilkan, dibatasi keadaan karena dianggap najis dan terbuang, dengan menjaga jarak berdiri agak jauh (ay. 12), yang dilakukan 10 orang kusta ini adalah BERTERIAK, “Yesus, Guru, Kasihanilah kami!”. Mereka melakukan apa yang diperintahkan Tuhan untuk melangkah pergi kepada imam, karena yang bisa menyatakan kusta tahir/sembuh adalah seorang imam.</p><p>Saat ini Covid19 membatasi banyak hal dalam kehidupan kita, tapi TUHAN tidak pernah bisa dibatasi oleh apapun, baiklah kita BERTERIAK berseru melalui doa-doa kita mohon belas kasihan-Nya dengan tetap percaya bahwa janji Tuhan sedang digenapi bagi bangsa dan negara kita maupun dalam kehidupan kita. Meskipun kita belum tahu kapan itu semua digenapi, biarlah kita menjadi seseorang yang tetap bersyukur dan memuliakan Allah dalam segala keadaan. Amin.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Lukas 17:11-19&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kusta pada waktu itu adalah penyakit menular, dianggap najis sehingga penderitanya dikucilkan dan terbuang dari masyarakat. Dalam keadaan dikucilkan, dibatasi keadaan karena dianggap najis dan terbuang, dengan menjaga jarak berdiri agak jauh (ay. 12), yang dilakukan 10 orang kusta ini adalah BERTERIAK, “Yesus, Guru, Kasihanilah kami!”. Mereka melakukan apa yang diperintahkan Tuhan untuk melangkah pergi kepada imam, karena yang bisa menyatakan kusta tahir/sembuh adalah seorang imam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini Covid19 membatasi banyak hal dalam kehidupan kita, tapi TUHAN tidak pernah bisa dibatasi oleh apapun, baiklah kita BERTERIAK berseru melalui doa-doa kita mohon belas kasihan-Nya dengan tetap percaya bahwa janji Tuhan sedang digenapi bagi bangsa dan negara kita maupun dalam kehidupan kita. Meskipun kita belum tahu kapan itu semua digenapi, biarlah kita menjadi seseorang yang tetap bersyukur dan memuliakan Allah dalam segala keadaan. Amin.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="25865822" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/1d25d7c7-07d4-46d7-a845-5ba18e2a42d5/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">d2ac63dc-3301-42c9-97ea-59a02aab1e17</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/1d25d7c7-07d4-46d7-a845-5ba18e2a42d5</link>
                <pubDate>Tue, 02 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/30/11/6708ac0e-aed2-484e-95b3-927e141f1c0b_2b3de100-dd94-4efd-b1ae-0bf946d05cbf_96689293_244125943601244_7228860380822845865_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1616</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Jangan Panik - Pdt Sadrah Harjito</itunes:title>
                <title>Jangan Panik - Pdt Sadrah Harjito</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Yeremia 29:11</p><p>Meskipun saat ini penularan Covid19 masih terjadi, kita bersyukur karena yang terkena virus ini banyak yang sudah sembuh. Melihat kondisi saat ini orang bisa panik, tidak tenang hidupnya, tidak ada damai sejahtera sehingga bisa stress. Saat stress imunitas seseorang menurun dan menjadi lemah sehingga gampang terserang penyakit. Kita jangan panik, karena :</p><p>1#. Allah tahu, bukan sekedar tahu tapi Allah juga ikut merasakan (empati) dengan apa yang kita hadapai saat ini. Ketika diberitahu kalau Lazarus sakit, Yesus SENGAJA tinggal 2 hari ditempat itu (Yoh. 11:6). Ketika pertolongan Tuhan tertunda, sebenarnya Tuhan sedang merancangkan sesuatu yang besar. Bukan sekedar kesembuhan tapi kebangkitan dari kematian yang dialami Lazarus.</p><p>2#. Rancangan Allah itu terbaik. Dalam rancangan-Nya ada tujuan Allah yaitu mendatangkan damai sejahtera (shalom) dan gambaran (imanjinasi) Allah adalah apa yang Allah kehendaki atas dunia melalui gereja-Nya tergenapi di akhir zaman ini.</p><p>3#. Allah memakai apapun untuk kebaikan kita, apapun yang terjadi tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah. Jangan panik! Alami rancangan-Nya yang ajaib dengan terus cari dan temukan Tuhan, Ia akan memulihkan dan menjadikan gerejanya menjadi berkat bagi dunia. (Yer. 29:13-14). Haleluya.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Yeremia 29:11&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meskipun saat ini penularan Covid19 masih terjadi, kita bersyukur karena yang terkena virus ini banyak yang sudah sembuh. Melihat kondisi saat ini orang bisa panik, tidak tenang hidupnya, tidak ada damai sejahtera sehingga bisa stress. Saat stress imunitas seseorang menurun dan menjadi lemah sehingga gampang terserang penyakit. Kita jangan panik, karena :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1#. Allah tahu, bukan sekedar tahu tapi Allah juga ikut merasakan (empati) dengan apa yang kita hadapai saat ini. Ketika diberitahu kalau Lazarus sakit, Yesus SENGAJA tinggal 2 hari ditempat itu (Yoh. 11:6). Ketika pertolongan Tuhan tertunda, sebenarnya Tuhan sedang merancangkan sesuatu yang besar. Bukan sekedar kesembuhan tapi kebangkitan dari kematian yang dialami Lazarus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2#. Rancangan Allah itu terbaik. Dalam rancangan-Nya ada tujuan Allah yaitu mendatangkan damai sejahtera (shalom) dan gambaran (imanjinasi) Allah adalah apa yang Allah kehendaki atas dunia melalui gereja-Nya tergenapi di akhir zaman ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3#. Allah memakai apapun untuk kebaikan kita, apapun yang terjadi tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah. Jangan panik! Alami rancangan-Nya yang ajaib dengan terus cari dan temukan Tuhan, Ia akan memulihkan dan menjadikan gerejanya menjadi berkat bagi dunia. (Yer. 29:13-14). Haleluya.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="33419180" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/d6f76830-6af6-44ac-aec6-b01658181a87/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">344e988b-2165-464a-9ebc-6e6e2e4b249c</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/d6f76830-6af6-44ac-aec6-b01658181a87</link>
                <pubDate>Mon, 01 Jun 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/23/2/debb8372-cbd4-4052-86c7-c8bde0a4a1e1_96072051_142402700675545_2684300135273633452_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2088</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Melenyapkan Ketakutan - Pdp Yakub Budi K</itunes:title>
                <title>Melenyapkan Ketakutan - Pdp Yakub Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Setiap orang, termasuk kita, pernah mengalami rasa takut dan masalah ini tidak memandang usia, jenis kelamin ataupun suku bangsa, ketakutan bisa dimanfaatkan oleh setan untuk memaksimalkan kekuatannya dalam melumpuhkan iman orang percaya yang hendak menangkap dan memahami  kehendak Allah di dalam hidupnya. Ketakutan bisa mengakibatkan pergeseran kerohanian kepada penyembahan roh-roh yang bukan dari Tuhan, juga dikarenakan adanya kompromi firman Tuhan dengan budaya/tradisi nenek moyang yang mengakibatkan adanya ketidakmurnian iman kepada Yesus, bahkan menyebabkan orang meninggalkan Tuhan bahkan menjadi tidak percaya Tuhan/atheis. </span></p><p><span>Ketakutan dipengaruhi oleh roh perbudakan, lawan ketakutan kita dengan : </span></p><p><span>1). Menguatkan hati kita. Allah ingin melihat umatNya terbebas dari rasa takut dan dapat hidup penuh dengan pengharapan. Kita menjadi kuat karena terus berharap pada Tuhan dan sudah bersatu dengan Kristus (Efe. 6:10 TSI). “Rasa takut” adalah kekuatan setan yang bisa mempengaruhi hidup kita. Sedangkan iman/pengharapan adalah kekuatan dari Allah yang harus memenuhi hati kita. Jangan takut ada Tuhan yang menyertai kita (Bil. 14:6-9). </span></p><p><span>2). Memiliki kasih Allah, orang yang menikmati kasih Allah tidak mengenal perasaan takut (1Yoh. 4:18-BIS). Kasih adalah bukti kita mengenal Allah kita.</span></p><p><span>3). Menguasai diri. Artinya Memerintahkan diri untuk menjadi penurut-penurut firman Tuhan. Memenuhi hati dan pikiran  kita dengan kebenaran firman Tuhan akan melenyapkan ketakutan kita. </span></p><p><span>Kadang muncul rasa takut melihat keadaan sekarang ini. Tapi satu hal yang pasti, ada Yesus Tuhan yang memberikan RohNya pada kita, yang membangkitkan dan menguatkan hati kita, mengasihi kita dengan sempurna dan memampukan kita menguasai diri dalam menghadapi keadaan sekarang ini. Hanya Roh Tuhan yang sanggup melenyapkan ketakutan kita.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Setiap orang, termasuk kita, pernah mengalami rasa takut dan masalah ini tidak memandang usia, jenis kelamin ataupun suku bangsa, ketakutan bisa dimanfaatkan oleh setan untuk memaksimalkan kekuatannya dalam melumpuhkan iman orang percaya yang hendak menangkap dan memahami  kehendak Allah di dalam hidupnya. Ketakutan bisa mengakibatkan pergeseran kerohanian kepada penyembahan roh-roh yang bukan dari Tuhan, juga dikarenakan adanya kompromi firman Tuhan dengan budaya/tradisi nenek moyang yang mengakibatkan adanya ketidakmurnian iman kepada Yesus, bahkan menyebabkan orang meninggalkan Tuhan bahkan menjadi tidak percaya Tuhan/atheis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Ketakutan dipengaruhi oleh roh perbudakan, lawan ketakutan kita dengan : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;1). Menguatkan hati kita. Allah ingin melihat umatNya terbebas dari rasa takut dan dapat hidup penuh dengan pengharapan. Kita menjadi kuat karena terus berharap pada Tuhan dan sudah bersatu dengan Kristus (Efe. 6:10 TSI). “Rasa takut” adalah kekuatan setan yang bisa mempengaruhi hidup kita. Sedangkan iman/pengharapan adalah kekuatan dari Allah yang harus memenuhi hati kita. Jangan takut ada Tuhan yang menyertai kita (Bil. 14:6-9). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;2). Memiliki kasih Allah, orang yang menikmati kasih Allah tidak mengenal perasaan takut (1Yoh. 4:18-BIS). Kasih adalah bukti kita mengenal Allah kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;3). Menguasai diri. Artinya Memerintahkan diri untuk menjadi penurut-penurut firman Tuhan. Memenuhi hati dan pikiran  kita dengan kebenaran firman Tuhan akan melenyapkan ketakutan kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kadang muncul rasa takut melihat keadaan sekarang ini. Tapi satu hal yang pasti, ada Yesus Tuhan yang memberikan RohNya pada kita, yang membangkitkan dan menguatkan hati kita, mengasihi kita dengan sempurna dan memampukan kita menguasai diri dalam menghadapi keadaan sekarang ini. Hanya Roh Tuhan yang sanggup melenyapkan ketakutan kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="30735046" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/b0cfd720-97c4-4f85-8ecb-3be004c6de1a/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">f534668c-1668-4f50-a5ce-8c302006c1fe</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/b0cfd720-97c4-4f85-8ecb-3be004c6de1a</link>
                <pubDate>Sun, 31 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/23/2/945ed611-6e2a-48f4-a814-d9a1e1df8c71_96276575_655481031711736_3419499471150615660_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1920</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Dalam Kendali &amp; RencanaNya - Pdt Naftali Budi K</itunes:title>
                <title>Dalam Kendali &amp; RencanaNya - Pdt Naftali Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>PENGKHOTBAH 3:1-3, 11-14.</p><p>Pernahkah kita diam sejenak dan merenungkan rentetan peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, ada waktunya kita bahagia, sukacita, damai sejahtera tapi ada kalanya Tuhan mengizinkan kita menghadapi kenyataan berada dalam masa sukar, keras, bahaya (Pkh. 3:2-9) dan itu merupakan PROSES YANG HARUS KITA JALANI. Saat kita dalam masa yang baik dan buruk, Allah tidak pernah meninggalkan kita (Daniel, Sadrah-Mesahk-Abednego). Nantikan Tuhan saat berada dalam masa kesesakan (Yes. 40:31), jangan takut dan bimbang karena Ia pegang kita dengan tangan kanan-Nya yang memberi kemenangan (Yes. 41:10). Waktu berjalan dengan cepat dan kita berada di masa akhir zaman (2Tim. 3) – masa yang sukar. Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia (Pkh. 3:14) jangan sia-siakan karena masa dan waktu dalam hidup kita ada dalam kendali dan rencana-Nya. Haleluya!</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;PENGKHOTBAH 3:1-3, 11-14.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernahkah kita diam sejenak dan merenungkan rentetan peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, ada waktunya kita bahagia, sukacita, damai sejahtera tapi ada kalanya Tuhan mengizinkan kita menghadapi kenyataan berada dalam masa sukar, keras, bahaya (Pkh. 3:2-9) dan itu merupakan PROSES YANG HARUS KITA JALANI. Saat kita dalam masa yang baik dan buruk, Allah tidak pernah meninggalkan kita (Daniel, Sadrah-Mesahk-Abednego). Nantikan Tuhan saat berada dalam masa kesesakan (Yes. 40:31), jangan takut dan bimbang karena Ia pegang kita dengan tangan kanan-Nya yang memberi kemenangan (Yes. 41:10). Waktu berjalan dengan cepat dan kita berada di masa akhir zaman (2Tim. 3) – masa yang sukar. Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia (Pkh. 3:14) jangan sia-siakan karena masa dan waktu dalam hidup kita ada dalam kendali dan rencana-Nya. Haleluya!&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="38077753" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/ff4c6b0e-3468-4718-bb6b-e6f54969456e/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">78a5253f-e760-4259-ab45-2949d5318b4b</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/ff4c6b0e-3468-4718-bb6b-e6f54969456e</link>
                <pubDate>Sat, 30 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/23/2/7f3e463f-6364-4f0c-a27e-364226478382_5d0dbcb7-4444-44bd-87b0-f68e9c3c19c4_96043001_225612802219059_1438812247202868785_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2379</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Kabar Baik! Anda dicari &amp; Diselamatkan - Pdm Thomas Trigiyono</itunes:title>
                <title>Kabar Baik! Anda dicari &amp; Diselamatkan - Pdm Thomas Trigiyono</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Lukas 19:10</span></p><p><span>Hari-hari ini kita merasakan satu keadaan yang berat karena dampak dari Covid19, Yesus datang mencari dan menyelamatkan yang hilang! Apa yang hilang dari kita? Pekerjaan, bisnis, sukacita, damai sejahtera, rasa aman, dan pengharapan kita. </span></p><p><span>Kabar baiknya, anda dicari untuk diselamatkan dari apa yang hilang dari Saudara hari ini. Berserulah pada Yesus! Undang Dia masuk dalam hidup Anda, dan kuasaNya akan bekerja dalam hidup Anda. Haleluya.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Lukas 19:10&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Hari-hari ini kita merasakan satu keadaan yang berat karena dampak dari Covid19, Yesus datang mencari dan menyelamatkan yang hilang! Apa yang hilang dari kita? Pekerjaan, bisnis, sukacita, damai sejahtera, rasa aman, dan pengharapan kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kabar baiknya, anda dicari untuk diselamatkan dari apa yang hilang dari Saudara hari ini. Berserulah pada Yesus! Undang Dia masuk dalam hidup Anda, dan kuasaNya akan bekerja dalam hidup Anda. Haleluya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="25246824" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/8fd97d97-e142-4d67-b1df-05e8482a79b8/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">bfc095c9-e5e6-4116-9261-83e48c856bb9</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/8fd97d97-e142-4d67-b1df-05e8482a79b8</link>
                <pubDate>Fri, 29 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/23/2/d2724a7d-b6c8-43e0-a02b-e35814c6b3b5_95618578_942896999501790_2351557424443955145_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1577</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Zaman Now - Pdp Yakub Budi K</itunes:title>
                <title>Zaman Now - Pdp Yakub Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Saat ini kita merasakan dampak dari wabah Covid19 yang melanda bangsa kita, satu yang perlu kita mengerti dan mengalami adalah adanya pemeliharaan dan kontrol Tuhan atas seluruh alam semesta. Karena itu kita tidak pelu takut dan kuatir, justru ini waktunya bagi kita</p><p>melatih/membiasakan menjadi pribadi yang berkualitas, sekalipun aktivitas dibatasi dan diharuskan pemerintah berada di rumah.</p><p><br></p><p><strong>Kapal</strong></p><p>Lewiatan dalam Alkitab adalah sejenis makhluk air yang besar. Alkitab mendeskripsikannya sebagai binatang yang menakutkan dan memiliki keganasan dan kekuatan yang luar biasa. Akar kata dalam bahasa Ibrani untuk &#34;Lewiatan&#34; adalah &#34;membengkokkan&#34; atau &#34;memutar.&#34; Kitab Yesaya 27:1 (AYT), kekuatan dan sifat liarnya dikenal dengan baik oleh orang jaman itu.Merupakan makhluk berbahaya yang bisa menyebabkan prajurit berpengalaman berbalik dan lari. Lewiatan bukanlah mitos, melainkan makhluk laut yang nyata, yang hanya tunduk kepada Pencipta-nya.</p><p><br></p><p>Apapun yang terjadi termasuk hari-hari yang kita lewati bersama adalah bagian dari penggenapan firman Tuhan. Masa yang sukar. Hari-hari yang ganas seperti badai di lautan. Tapi nsemua harus terjadi untuk menyatakan rencana dan pemeliharaan Tuhan atas kita umaNya.</p><p>Bagaimana agar kapal kehidupan kita dapat terus berlayar sampai tujuan di tengah-tengah</p><p>badai dan gelombang yang terjadi pada saat ini?</p><p>1. Mencari Tempat perlindungan (tempat Keselamatan).</p><p>Satu-satunya tempat perlindungan yang paling utama dalam hidup kita adalah Tuhan Yesus. Dia adalah satu-satunya Juruselamat. Allah adalah tempat perlindungan yang sudah terbukti (Mazmur 46:2-3)</p><p><br></p><p>Mencari dan membiasakan dengan alat perlindungan diri : Cuci tangan, pakai masker,</p><p>dll (hukum-hukum Allah dalam PL adalah menjaga pola hidup sehat).</p><p>Safety is my Life (keselamatan adalah gaya hidup saya). Mari jadikan keselamatan menjadi</p><p>gaya hidup dan pola hidup kita. Tuhan ingin saat aktivitas dibatasi, kita melatih dan mulai</p><p>mempraktekkan pola hidup bersih dan sehat. Pola hidup keselamatan roh, jiwa dan tubuh</p><p>kita. Agar kita menjadi umat yang kudus secara rohani dan jasmani.</p><p><br></p><p>2. Kuatkan Hati Saat Menghadapi Badai</p><p>Jangan takut dan panik. Kita harus berani menghadapi saat2 yang makin berat ini. Mari kita hadapi badai ini dengan menguatkan kepercayaan kita kepada Tuhan Sang Nahkoda kapal kehidupan kita, yaitu dengan saling menguatkan satu dengan yang lain (1Sam. 23:15-17). Bukan hanya karena kita sudah prepare hidup kita, terlebih kita percaya dan karena kita punya Tuhan yang besar yang sanggup menolong kita. Tuhan yang kita percaya dan sembah tidak akan meninggalkan kita sendirian (Ibrani 13:5 &amp; 8).</p><p><br></p><p>3. Tutup Semua Pintu Akses Dosa. Yakobus 4:7-8</p><p>Mari saat spt ini kita koreksi diri dan menjaga hati dan hidup dengan baik. Kalau ada kebocoran2 dalam rumah tangga kita, keuangan kita, usaha anak Tuhan yang tidak jujur, gaya hidup yang tidak baik ayo kita perbaiki. Kemarahan-kemarahan yang tidak perlu dan keegoissan kita, ayo kita perbaiki. Saatnya belajar lebih taat kepada Allah lewat FirmanNya. Saatnya iman kita dimurnikan oleh Tuhan. Agar kita benar-benar tidak menduakan Tuhan. Jangan sampai hidup kita mendua hati.</p><p><br></p><p>Bagaimana kita mendua hati?</p><ul><li>Percaya pada Tuhan tetapi masih berbuat dosa. Masih ada celah dosa yang kita perbuat.</li><li>Percaya Tuhan tapi tidak mau menuruti firman Tuhan.</li><li>Lawanlah iblis dia akan lari daripadamu. Kalau yang jelek/kedagingan dalam hidup kita tidak kita lawan iblis akan bersarang dan kebocoran bisa menenggelamkan kapal hidup kita.</li></ul><p><br></p><p>4. Taati Tuntunan/panduan Navigasi (Do Manuto!)</p><ul><li>Terus konsisten minta tuntunan Tuhan dalam jam-jam doa kita.</li><li>Baca firman sebagai peta dan navigasi kehidupan iman kita dengan disiplin.</li><li>Taat pada tuntunan Tuhan bisa melalui : taat pada tuntunan hamba2</li><li>Tuhan/gereja, taat pada himbauan/aturan pemerintah, taat pada pemimpin keluarga (di rumah), taat pada guru/pemimpin di sekolah/kampus.</li></ul><p><br></p><p>Jangan seperti Saul! Dalam 1Sam. 15:22, Saul tidak sepenuhnya taat kepada Tuhan hingga</p><p>akhir hidupnya dalam kekalahan. Ketaatan tidak ada yang setengah. Ketaatan selalu harus</p><p>dengan totalitas/sepenuh hidup kita. Ketaatan membawa berkat. Ketaatan membawa</p><p>keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup kita (Yosua 1:8). Tuhan Yesus memberkati</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Saat ini kita merasakan dampak dari wabah Covid19 yang melanda bangsa kita, satu yang perlu kita mengerti dan mengalami adalah adanya pemeliharaan dan kontrol Tuhan atas seluruh alam semesta. Karena itu kita tidak pelu takut dan kuatir, justru ini waktunya bagi kita&lt;/p&gt;&lt;p&gt;melatih/membiasakan menjadi pribadi yang berkualitas, sekalipun aktivitas dibatasi dan diharuskan pemerintah berada di rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kapal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lewiatan dalam Alkitab adalah sejenis makhluk air yang besar. Alkitab mendeskripsikannya sebagai binatang yang menakutkan dan memiliki keganasan dan kekuatan yang luar biasa. Akar kata dalam bahasa Ibrani untuk &amp;#34;Lewiatan&amp;#34; adalah &amp;#34;membengkokkan&amp;#34; atau &amp;#34;memutar.&amp;#34; Kitab Yesaya 27:1 (AYT), kekuatan dan sifat liarnya dikenal dengan baik oleh orang jaman itu.Merupakan makhluk berbahaya yang bisa menyebabkan prajurit berpengalaman berbalik dan lari. Lewiatan bukanlah mitos, melainkan makhluk laut yang nyata, yang hanya tunduk kepada Pencipta-nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apapun yang terjadi termasuk hari-hari yang kita lewati bersama adalah bagian dari penggenapan firman Tuhan. Masa yang sukar. Hari-hari yang ganas seperti badai di lautan. Tapi nsemua harus terjadi untuk menyatakan rencana dan pemeliharaan Tuhan atas kita umaNya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana agar kapal kehidupan kita dapat terus berlayar sampai tujuan di tengah-tengah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;badai dan gelombang yang terjadi pada saat ini?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Mencari Tempat perlindungan (tempat Keselamatan).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satu-satunya tempat perlindungan yang paling utama dalam hidup kita adalah Tuhan Yesus. Dia adalah satu-satunya Juruselamat. Allah adalah tempat perlindungan yang sudah terbukti (Mazmur 46:2-3)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mencari dan membiasakan dengan alat perlindungan diri : Cuci tangan, pakai masker,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dll (hukum-hukum Allah dalam PL adalah menjaga pola hidup sehat).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Safety is my Life (keselamatan adalah gaya hidup saya). Mari jadikan keselamatan menjadi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;gaya hidup dan pola hidup kita. Tuhan ingin saat aktivitas dibatasi, kita melatih dan mulai&lt;/p&gt;&lt;p&gt;mempraktekkan pola hidup bersih dan sehat. Pola hidup keselamatan roh, jiwa dan tubuh&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kita. Agar kita menjadi umat yang kudus secara rohani dan jasmani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Kuatkan Hati Saat Menghadapi Badai&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan takut dan panik. Kita harus berani menghadapi saat2 yang makin berat ini. Mari kita hadapi badai ini dengan menguatkan kepercayaan kita kepada Tuhan Sang Nahkoda kapal kehidupan kita, yaitu dengan saling menguatkan satu dengan yang lain (1Sam. 23:15-17). Bukan hanya karena kita sudah prepare hidup kita, terlebih kita percaya dan karena kita punya Tuhan yang besar yang sanggup menolong kita. Tuhan yang kita percaya dan sembah tidak akan meninggalkan kita sendirian (Ibrani 13:5 &amp;amp; 8).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Tutup Semua Pintu Akses Dosa. Yakobus 4:7-8&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mari saat spt ini kita koreksi diri dan menjaga hati dan hidup dengan baik. Kalau ada kebocoran2 dalam rumah tangga kita, keuangan kita, usaha anak Tuhan yang tidak jujur, gaya hidup yang tidak baik ayo kita perbaiki. Kemarahan-kemarahan yang tidak perlu dan keegoissan kita, ayo kita perbaiki. Saatnya belajar lebih taat kepada Allah lewat FirmanNya. Saatnya iman kita dimurnikan oleh Tuhan. Agar kita benar-benar tidak menduakan Tuhan. Jangan sampai hidup kita mendua hati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana kita mendua hati?&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Percaya pada Tuhan tetapi masih berbuat dosa. Masih ada celah dosa yang kita perbuat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Percaya Tuhan tapi tidak mau menuruti firman Tuhan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lawanlah iblis dia akan lari daripadamu. Kalau yang jelek/kedagingan dalam hidup kita tidak kita lawan iblis akan bersarang dan kebocoran bisa menenggelamkan kapal hidup kita.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Taati Tuntunan/panduan Navigasi (Do Manuto!)&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Terus konsisten minta tuntunan Tuhan dalam jam-jam doa kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Baca firman sebagai peta dan navigasi kehidupan iman kita dengan disiplin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Taat pada tuntunan Tuhan bisa melalui : taat pada tuntunan hamba2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tuhan/gereja, taat pada himbauan/aturan pemerintah, taat pada pemimpin keluarga (di rumah), taat pada guru/pemimpin di sekolah/kampus.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan seperti Saul! Dalam 1Sam. 15:22, Saul tidak sepenuhnya taat kepada Tuhan hingga&lt;/p&gt;&lt;p&gt;akhir hidupnya dalam kekalahan. Ketaatan tidak ada yang setengah. Ketaatan selalu harus&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dengan totalitas/sepenuh hidup kita. Ketaatan membawa berkat. Ketaatan membawa&lt;/p&gt;&lt;p&gt;keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup kita (Yosua 1:8). Tuhan Yesus memberkati&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="41493733" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/f465e2cc-2347-4ddc-9bb5-f0c5576eda2a/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">977a4d2a-7cad-41d9-8464-ca567813f107</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/f465e2cc-2347-4ddc-9bb5-f0c5576eda2a</link>
                <pubDate>Thu, 28 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/23/2/d3b9d658-411d-44f4-9177-85cbc9f650d2_4478bc72-79cf-4ccc-8e80-03f5357ac6d2_zaman_now.jpg"/>
                <itunes:duration>2593</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Ambil &amp; Miliki Kasih Itu - Pdp Yakub Budi K</itunes:title>
                <title>Ambil &amp; Miliki Kasih Itu - Pdp Yakub Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Roma 8:35-39</span></p><p><span>Saat kesesakan (wabah Covid19) melanda, mungkin saat ini kita DIPISAHKAN dari Keluarga (karena diisolasi, ditinggalkan orang yang kita kasihi, pernikahan tertunda, tidak dapat mudik, dll), Pekerjaan (PHK, dirumahkan, dll), Bisnis (bangkrut, penurunan omzet, dll); Ibadah (dibatasi dan harus dilakukan dirumah/online), Keamanan (pencurian, perampokan, penjarahan, dll). Semua yang bisa menimpa kita itu ternyata tidak dapat MEMISAHKAN kita dari kasih KRISTUS. Karena “…baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat MEMISAHKAN kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Ambil dan miliki KASIH itu! Haleluya</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Roma 8:35-39&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Saat kesesakan (wabah Covid19) melanda, mungkin saat ini kita DIPISAHKAN dari Keluarga (karena diisolasi, ditinggalkan orang yang kita kasihi, pernikahan tertunda, tidak dapat mudik, dll), Pekerjaan (PHK, dirumahkan, dll), Bisnis (bangkrut, penurunan omzet, dll); Ibadah (dibatasi dan harus dilakukan dirumah/online), Keamanan (pencurian, perampokan, penjarahan, dll). Semua yang bisa menimpa kita itu ternyata tidak dapat MEMISAHKAN kita dari kasih KRISTUS. Karena “…baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat MEMISAHKAN kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Ambil dan miliki KASIH itu! Haleluya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="28563330" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/24612784-c265-4561-b974-7a5931e3cb50/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">0f7fa214-b187-4048-a234-db2cdc5066cc</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/24612784-c265-4561-b974-7a5931e3cb50</link>
                <pubDate>Wed, 27 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/23/2/b9032b5e-b7c6-4bb6-b9ff-48107872dcf6_95523814_1609052702580430_87362696988270373_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1785</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Responsif Menjawab - Pdt Sadrah Harjito</itunes:title>
                <title>Responsif Menjawab - Pdt Sadrah Harjito</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>Yakub telah ditolong Tuhan dalam masa kesesakan. Ia mengalami perjumpaan dengan Tuhan di Betel. Yang dilakukan Yakub saat dalam kesesakan : Tidak melupakan Betel – Bait Allah. Di bait Allah ada aktifitas doa, penyembahan, korban persembahan. Kita adalah bait Allah, dalam kesesakan dan kebaikan biar kita terus melakukan aktifitas rohani kita dengan berdoa, menyembah, cari Tuhan; Tuhan mendengar seruan kita, mendengar dalam arti responsif menjawab setiap doa kita, lebih dari apa yang kita doakan; Allah yang menyertai, penyertaan Tuhan ajaib. Tuhan memberi kekuatan ilahi menghadapi kesesakan dan Tuhan juga ikut bekerja didalamnya.</span></p><p><span>Saat ini kita merasakan hidup dalam kesesakan (2Tim.3). kita bersyukur punya Allah yang mendengar seruan kita dan responsif menjawab doa kita. Tuhan Memberkati...</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;Yakub telah ditolong Tuhan dalam masa kesesakan. Ia mengalami perjumpaan dengan Tuhan di Betel. Yang dilakukan Yakub saat dalam kesesakan : Tidak melupakan Betel – Bait Allah. Di bait Allah ada aktifitas doa, penyembahan, korban persembahan. Kita adalah bait Allah, dalam kesesakan dan kebaikan biar kita terus melakukan aktifitas rohani kita dengan berdoa, menyembah, cari Tuhan; Tuhan mendengar seruan kita, mendengar dalam arti responsif menjawab setiap doa kita, lebih dari apa yang kita doakan; Allah yang menyertai, penyertaan Tuhan ajaib. Tuhan memberi kekuatan ilahi menghadapi kesesakan dan Tuhan juga ikut bekerja didalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Saat ini kita merasakan hidup dalam kesesakan (2Tim.3). kita bersyukur punya Allah yang mendengar seruan kita dan responsif menjawab doa kita. Tuhan Memberkati...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="25773871" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/ca136907-7a05-44ba-89ff-6afb9e2cea6a/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">f0f5c21c-cce5-443d-a5a2-c732be94e8e3</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/ca136907-7a05-44ba-89ff-6afb9e2cea6a</link>
                <pubDate>Tue, 26 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/23/2/71ff3377-3668-4cad-b1e6-efcf322a7505_95145366_641651149747361_1457112338445895998_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1610</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Percaya Produktif dan Dilipat Gandakan - Pdt Naftali Budi K</itunes:title>
                <title>Percaya Produktif dan Dilipat Gandakan - Pdt Naftali Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Kej. 26:1-6, 12-13, 25.</p><p>Ishak terkena dampak kelaparan yang melanda negerinya sehingga ia pergi Gerar, kepada Abimelekh raja orang Filistin, yang dilakukan Ishak saat masalah itu terjadi adalah #Hanya percaya Firman Tuhan (ay. 6). Mengesampingkan rencana dan logikanya. Tidak pergi ke Mesir tapi tetap tinggal di Gerar seperti yang Tuhan firmankan.</p><p><br></p><p><strong>Tetap produktif meski di masa sulit </strong>(ay. 12-13), tetap menabur di masa sulit – langkah iman. Lakukan yang bisa kita kerjakan meski itu hal yang sederhana dan kecil sembari menunggu janji Tuhan. Dan Tuhan akan membuat hal itu menjadi besar, bahkan mengalami pelipatgandaaan berkat dari Tuhan – 100 kali lipat, kian kaya dan menjadi sangat kaya.</p><p><br></p><p><strong>Bangun Mezbah </strong>(at. 25). Menghadirkan hadirat Tuhan dimanapun kita berada sehingga keluarga, pelayanan, pekerjaan kita disertai dan diberkati Tuhan.</p><p>Kita juga mengalami dampak dari wabah Covid19 yang melanda dunia dan bangsa kita, mari percayai firman, tetap produktif dengan apa yang kita bisa lakukan dan bangun hadirat Tuhan dimanapun kita berada. Tuhan akan melipatgandakan berkatNya bagi kita semua. Amin.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Kej. 26:1-6, 12-13, 25.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ishak terkena dampak kelaparan yang melanda negerinya sehingga ia pergi Gerar, kepada Abimelekh raja orang Filistin, yang dilakukan Ishak saat masalah itu terjadi adalah #Hanya percaya Firman Tuhan (ay. 6). Mengesampingkan rencana dan logikanya. Tidak pergi ke Mesir tapi tetap tinggal di Gerar seperti yang Tuhan firmankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tetap produktif meski di masa sulit &lt;/strong&gt;(ay. 12-13), tetap menabur di masa sulit – langkah iman. Lakukan yang bisa kita kerjakan meski itu hal yang sederhana dan kecil sembari menunggu janji Tuhan. Dan Tuhan akan membuat hal itu menjadi besar, bahkan mengalami pelipatgandaaan berkat dari Tuhan – 100 kali lipat, kian kaya dan menjadi sangat kaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bangun Mezbah &lt;/strong&gt;(at. 25). Menghadirkan hadirat Tuhan dimanapun kita berada sehingga keluarga, pelayanan, pekerjaan kita disertai dan diberkati Tuhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita juga mengalami dampak dari wabah Covid19 yang melanda dunia dan bangsa kita, mari percayai firman, tetap produktif dengan apa yang kita bisa lakukan dan bangun hadirat Tuhan dimanapun kita berada. Tuhan akan melipatgandakan berkatNya bagi kita semua. Amin.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="34567314" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/86e653e3-12a9-489d-9aa8-2a0561e63347/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">8701bae7-dd6d-45a4-8e58-56c434a2f501</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/86e653e3-12a9-489d-9aa8-2a0561e63347</link>
                <pubDate>Mon, 25 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/23/2/e63f62e1-70c4-4fa2-adbc-cc3398ce036b_94843011_677286746149338_3960053153572550906_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2160</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Tidak akan kekurangan - Pdt Markus Prasetya</itunes:title>
                <title>Tidak akan kekurangan - Pdt Markus Prasetya</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Mazmur 23:1-6</p><p>Mazmur 23 menggambarkan kisah perjalanan orang percaya sebagai domba yang digembalakan oleh Tuhan sebagai Gembala Agung. Dalam Mazmur 23:1-3, Gembala Agung kita memberkati, membimbing dan menuntun hidup kita tetap di jalan yang benar. </p><p>Dalam tuntunan dan penyertaanNya, ada kalanya kita diijinkan melewati lembah kekelaman/bayang-bayang maut. </p><p>Dan pada saat mengalami ini biarlah kesetiaan, kepercayaan kita pada Tuhan tidak berubah, kita tidak kecewa, marah kepada Tuhan, menyalahkan keadaan bahkan berubah manjadi kambing – seperti orang Israel yang dituntun keluar dari Mesir kecewa dan menyembah lembu emas.</p><p>Tuhan menyediakan perlindungan, penyertaan, pembelaan, penghiburan, kemenangan dan kelimpahan sepanjang hidup kita (Maz. 23:4-6). Di dalam Dia kita tidak akan kekurangan. Haleluya! Tuhan memberkati.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Mazmur 23:1-6&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mazmur 23 menggambarkan kisah perjalanan orang percaya sebagai domba yang digembalakan oleh Tuhan sebagai Gembala Agung. Dalam Mazmur 23:1-3, Gembala Agung kita memberkati, membimbing dan menuntun hidup kita tetap di jalan yang benar. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam tuntunan dan penyertaanNya, ada kalanya kita diijinkan melewati lembah kekelaman/bayang-bayang maut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan pada saat mengalami ini biarlah kesetiaan, kepercayaan kita pada Tuhan tidak berubah, kita tidak kecewa, marah kepada Tuhan, menyalahkan keadaan bahkan berubah manjadi kambing – seperti orang Israel yang dituntun keluar dari Mesir kecewa dan menyembah lembu emas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuhan menyediakan perlindungan, penyertaan, pembelaan, penghiburan, kemenangan dan kelimpahan sepanjang hidup kita (Maz. 23:4-6). Di dalam Dia kita tidak akan kekurangan. Haleluya! Tuhan memberkati.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="28431255" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/ff5c5e2c-4c59-4fd8-be84-eef32fb285f5/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">1dc50a49-00f0-4c9a-964f-2257403dc661</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/ff5c5e2c-4c59-4fd8-be84-eef32fb285f5</link>
                <pubDate>Sun, 24 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/19/4/bb97fc87-056d-4c47-8301-00508fae547f_94521837_953031798447897_7449729751878695891_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1776</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Tuhan Yang Memelihara - Pdm Thomas Trigiyono</itunes:title>
                <title>Tuhan Yang Memelihara - Pdm Thomas Trigiyono</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p><span>1Raj. 17:1-6. Karena menyembah Baal dan Asyera, Israel mengalami krisis – kekeringan (paceklik) – Elia mengatakan, “tidak ada hujan selama 3,5 tahun.” Dampak krisis juga terjadi pada Elia seorang pelayan Tuhan dan yang ia lakukan saat krisis terjadi adalah Pertama, taat pada perintah Tuhan (ay. 3), ia pergi kemana Tuhan suruh dan ketika taat ada pemeliharaan Tuhan yang ajaib (ay. 6) – Tuhan bisa memakai apapun untuk menyatakan keajaibannya. Kedua, menjadi berkat bagi orang lain (Gal. 6:1-2) firman Tuhan menjadi dasar kita melangkah, tetap sampaikan kebenaran (1Raj. 17:1) – Elia sampaikan firman Tuhan kepada Ahab supaya bertobat; Dalam (1Raj. 17:16) – Karena Elia, janda Sarfat tertolong dari krisis dan mengalami pemeliharaan Tuhan yang ajaib dalam hidupnya.</span></p><p><span>Pandemi Covid19 melanda dunia dan bangsa kita saat ini, biarlah kita belajar dari Elia sehingga kita mengalami pemeliharaan Tuhan yang ajaib. Amin.</span></p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span&gt;1Raj. 17:1-6. Karena menyembah Baal dan Asyera, Israel mengalami krisis – kekeringan (paceklik) – Elia mengatakan, “tidak ada hujan selama 3,5 tahun.” Dampak krisis juga terjadi pada Elia seorang pelayan Tuhan dan yang ia lakukan saat krisis terjadi adalah Pertama, taat pada perintah Tuhan (ay. 3), ia pergi kemana Tuhan suruh dan ketika taat ada pemeliharaan Tuhan yang ajaib (ay. 6) – Tuhan bisa memakai apapun untuk menyatakan keajaibannya. Kedua, menjadi berkat bagi orang lain (Gal. 6:1-2) firman Tuhan menjadi dasar kita melangkah, tetap sampaikan kebenaran (1Raj. 17:1) – Elia sampaikan firman Tuhan kepada Ahab supaya bertobat; Dalam (1Raj. 17:16) – Karena Elia, janda Sarfat tertolong dari krisis dan mengalami pemeliharaan Tuhan yang ajaib dalam hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Pandemi Covid19 melanda dunia dan bangsa kita saat ini, biarlah kita belajar dari Elia sehingga kita mengalami pemeliharaan Tuhan yang ajaib. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="26476042" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/c1f2e503-55f9-43d9-8b77-b318ea0d8aff/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">06d02e42-8741-4a14-8985-c9d412968612</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/c1f2e503-55f9-43d9-8b77-b318ea0d8aff</link>
                <pubDate>Sat, 23 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/19/4/f7d0e59b-1931-44b4-a025-e787353139f2_95369922_562698277958241_5415071478144121608_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1654</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Domba Yang Terlatih - Pdp Yakub Budi K</itunes:title>
                <title>Domba Yang Terlatih - Pdp Yakub Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>(Yoh. 14-16.)</p><p>Tuhan adalah Gembala yang baik yang akan menuntun domba-dombanya melewati masa sulit/krisis, domba yang mau dituntun pasti mendengarkan suara Tuhan. Latih kepekaan kita untuk mendengar suara Gembala Agung kita dengan hidup selaras dengan firman-Nya, tetap berdoa – tetap tinggal tenang dan percaya, hidup dalam ketaatan dan melangkah dalam iman. Langkah-langkah tersebut yang akan menjadikan kita menjadi domba yang terlatih (Mat. 25:31-35), yang akan menerima berkat dan kerajaan yang telah disediakan Allah sejak dunia dijadikan. Haleluyah.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;(Yoh. 14-16.)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuhan adalah Gembala yang baik yang akan menuntun domba-dombanya melewati masa sulit/krisis, domba yang mau dituntun pasti mendengarkan suara Tuhan. Latih kepekaan kita untuk mendengar suara Gembala Agung kita dengan hidup selaras dengan firman-Nya, tetap berdoa – tetap tinggal tenang dan percaya, hidup dalam ketaatan dan melangkah dalam iman. Langkah-langkah tersebut yang akan menjadikan kita menjadi domba yang terlatih (Mat. 25:31-35), yang akan menerima berkat dan kerajaan yang telah disediakan Allah sejak dunia dijadikan. Haleluyah.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="31443905" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/873677a7-0509-4c48-97c7-e5b8ca51eed4/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">d6760689-ef3b-4ca6-ad0d-edc8965ca018</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/873677a7-0509-4c48-97c7-e5b8ca51eed4</link>
                <pubDate>Fri, 22 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/19/4/2bc8546d-ba55-428b-b143-b9f4b934afd8_95099924_533432354235103_560488802123917430_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1965</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>S&#39;bab Dia Hidup Ada Hari Esok - Pdt. Naftali Budi K</itunes:title>
                <title>S&#39;bab Dia Hidup Ada Hari Esok - Pdt. Naftali Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Minggu yang lalu kita telah memperingati Paskah yaitu kebangkitan Tuhan Yesus,</p><p>sebelumnya hari Jumat kita juga memperingati Jumat Agung yaitu kematian Tuhan Yesus</p><p>diatas kayu salib. Kelahiran, kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus merupakan peristiwa</p><p>yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain bagi kehidupan umat manusia yang percaya</p><p>kepadaNya. Peristiwa ini bukan sesuatu yang kebetulan, tetapi sudah dirancang Allah jauh</p><p><br></p><p>sebelum peristiwa terjadi yaitu melalui firmanNya yang disampaikan melalui hamba-</p><p>hambaNya, misalnya dalam kitab Yesaya.</p><p><br></p><p>Dalam peristiwa kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus menjadi jaminan bagi setiap</p><p>orang yang percaya kepadaNya, yaitu jaminan masa lalu, kehidupan masa sekarang dan</p><p>kehidupan yang akan datang dalam kekekalan.</p><p>Bahwa melalui kematian Tuhan Yesus dikayu salib dosa-dosa kita telah ditebus bukan</p><p>dengan emas perak tetapi dengan darah Tuhan Yesus, penghukuman karena dosa-dosa</p><p>yang seharusnya kita tanggung sudah ditanggung oleh Tuhan. Kita dahulu yang menjadi</p><p>seteru Allah sudah diperdamaikan oleh iman dalam darahNya. Oleh kematian-Nya tabir Bait</p><p>Allah terbelah dari atas ke bawah memungkinkan setiap kita yang sudah ditebus dan</p><p>diperdamaikan dengan leluasa dapat menghampiri tahta karunia Allah untuk mendapatkan</p><p>pertolongan pada waktunya (Ibr 4:16).</p><p>Dengan kebangkitan Tuhan Yesus maut sudah dikalahkan, menjamin kebangkitan</p><p>orang-orang yang percaya kepadaNya pada masa yang akan datang, karena Dialah buah</p><p>sulung kebangkitan (1Kor 15:20-22). Dan kita yang dibangkitkan akan dibawa masuk dalam</p><p>kemuliaan Bapa di Sorga (Yoh 14:6). Dan sekarang Tuhan Yesus sedang menyediakan</p><p>tempat bagi kita, supaya dimana Tuhan Yesus berada kitapun ada (Yoh 14:1-3).</p><p>Pada masa sekarang bagi orang percaya yang masih tinggal di dunia ini kebangkitan</p><p>Tuhan Yesus memberikan jaminan kemenangan atas segala masalah persoalan dan segala</p><p>kejahatan yang timbul dari roh jahat. Segala kuasa baik di bumi maupun di surga telah</p><p>diberikan kepadaNya (Mat 28:18). Dan kuasa itu telah diberikan kepada setiap orang yang</p><p>percaya melalui RohNya yang Kudus (Kis 1:8).</p><p>Sekalipun Tuhan Yesus sudah bangkit dan berada dalam kemuliaanNya, Tuhan Yesus</p><p>berjanji tidak akan sekali-kali meninggalkan dan membiarkan orang-orang yang percaya</p><p>sendirian (Ibr13:5b, Ul 31:6-8). Tuhan berjanji akan menyertai sampai kepada akhir jaman</p><p>(Mat 28:20b).</p><p>Janji Tuhan itu tergenapi ketika Tuhan Yesus bangkit tidak langsung naik ke surga,</p><p>tetapi selama 40 hari menampakkan diri kepada murid-muridNya yang sedang mengalami</p><p>ketakutan, putus asa, kehilangan sukacita, bimbang, mengalami kegagalan, kehilangan visi</p><p>dalam hidupnya. Kehadiran Tuhan Yesus kepada mereka telah mengubah semuanya. Tuhan</p><p>Yesus memberikan penolong yang lain yaitu Roh Kudus yang akan tinggal dan menyertai kita</p><p>(Yoh 14:16-18)</p><p>Apa yang dialami oleh murid-murid Tuhan Yesus pada waktu itu juga berlaku bagi kita</p><p>yang percaya kepadaNya. Masa-masa sulit yang terjadi saat ini yaitu pandemi covid 19 (virus</p><p>corona) yang melanda bangsa-bangsa termasuk Indonesia dengan segala akibat yang</p><p>ditimbulkannya. Kita tidak mungkin bisa menghadapi semuanya hanya mengandalkan</p><p>kekuatan dan kemampuan manusia. Kita sadar kita perlu Tuhan untuk menolong, ikut</p><p>bekerja mengatasi semuanya. Sebab tanpa Tuhan semua usaha manusia akan sia-sia (Mzm</p><p>127:1). Bagi kita Tuhan adalah satu-satunya penolong dan Tuhan yang akan menjaga</p><p>seluruh perjalanan hidup kita dari sekarang sampai selama-lamanya (Mzm 121:1-8).</p><p>Maka dalam menapaki kehidupan ini kita tidak perlu takut, sebab Tuhan Yesus yang</p><p>hidup menjadi jaminan bagi kita yang percaya kepadaNya. Tuhan yang menyertai kita akan</p><p>selalu menolong dalam segala kelemahan kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati kita.</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Minggu yang lalu kita telah memperingati Paskah yaitu kebangkitan Tuhan Yesus,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sebelumnya hari Jumat kita juga memperingati Jumat Agung yaitu kematian Tuhan Yesus&lt;/p&gt;&lt;p&gt;diatas kayu salib. Kelahiran, kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus merupakan peristiwa&lt;/p&gt;&lt;p&gt;yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain bagi kehidupan umat manusia yang percaya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kepadaNya. Peristiwa ini bukan sesuatu yang kebetulan, tetapi sudah dirancang Allah jauh&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sebelum peristiwa terjadi yaitu melalui firmanNya yang disampaikan melalui hamba-&lt;/p&gt;&lt;p&gt;hambaNya, misalnya dalam kitab Yesaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam peristiwa kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus menjadi jaminan bagi setiap&lt;/p&gt;&lt;p&gt;orang yang percaya kepadaNya, yaitu jaminan masa lalu, kehidupan masa sekarang dan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kehidupan yang akan datang dalam kekekalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahwa melalui kematian Tuhan Yesus dikayu salib dosa-dosa kita telah ditebus bukan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dengan emas perak tetapi dengan darah Tuhan Yesus, penghukuman karena dosa-dosa&lt;/p&gt;&lt;p&gt;yang seharusnya kita tanggung sudah ditanggung oleh Tuhan. Kita dahulu yang menjadi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;seteru Allah sudah diperdamaikan oleh iman dalam darahNya. Oleh kematian-Nya tabir Bait&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah terbelah dari atas ke bawah memungkinkan setiap kita yang sudah ditebus dan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;diperdamaikan dengan leluasa dapat menghampiri tahta karunia Allah untuk mendapatkan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;pertolongan pada waktunya (Ibr 4:16).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kebangkitan Tuhan Yesus maut sudah dikalahkan, menjamin kebangkitan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;orang-orang yang percaya kepadaNya pada masa yang akan datang, karena Dialah buah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sulung kebangkitan (1Kor 15:20-22). Dan kita yang dibangkitkan akan dibawa masuk dalam&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kemuliaan Bapa di Sorga (Yoh 14:6). Dan sekarang Tuhan Yesus sedang menyediakan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tempat bagi kita, supaya dimana Tuhan Yesus berada kitapun ada (Yoh 14:1-3).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada masa sekarang bagi orang percaya yang masih tinggal di dunia ini kebangkitan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuhan Yesus memberikan jaminan kemenangan atas segala masalah persoalan dan segala&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kejahatan yang timbul dari roh jahat. Segala kuasa baik di bumi maupun di surga telah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;diberikan kepadaNya (Mat 28:18). Dan kuasa itu telah diberikan kepada setiap orang yang&lt;/p&gt;&lt;p&gt;percaya melalui RohNya yang Kudus (Kis 1:8).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekalipun Tuhan Yesus sudah bangkit dan berada dalam kemuliaanNya, Tuhan Yesus&lt;/p&gt;&lt;p&gt;berjanji tidak akan sekali-kali meninggalkan dan membiarkan orang-orang yang percaya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sendirian (Ibr13:5b, Ul 31:6-8). Tuhan berjanji akan menyertai sampai kepada akhir jaman&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Mat 28:20b).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Janji Tuhan itu tergenapi ketika Tuhan Yesus bangkit tidak langsung naik ke surga,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tetapi selama 40 hari menampakkan diri kepada murid-muridNya yang sedang mengalami&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ketakutan, putus asa, kehilangan sukacita, bimbang, mengalami kegagalan, kehilangan visi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dalam hidupnya. Kehadiran Tuhan Yesus kepada mereka telah mengubah semuanya. Tuhan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yesus memberikan penolong yang lain yaitu Roh Kudus yang akan tinggal dan menyertai kita&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Yoh 14:16-18)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang dialami oleh murid-murid Tuhan Yesus pada waktu itu juga berlaku bagi kita&lt;/p&gt;&lt;p&gt;yang percaya kepadaNya. Masa-masa sulit yang terjadi saat ini yaitu pandemi covid 19 (virus&lt;/p&gt;&lt;p&gt;corona) yang melanda bangsa-bangsa termasuk Indonesia dengan segala akibat yang&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ditimbulkannya. Kita tidak mungkin bisa menghadapi semuanya hanya mengandalkan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kekuatan dan kemampuan manusia. Kita sadar kita perlu Tuhan untuk menolong, ikut&lt;/p&gt;&lt;p&gt;bekerja mengatasi semuanya. Sebab tanpa Tuhan semua usaha manusia akan sia-sia (Mzm&lt;/p&gt;&lt;p&gt;127:1). Bagi kita Tuhan adalah satu-satunya penolong dan Tuhan yang akan menjaga&lt;/p&gt;&lt;p&gt;seluruh perjalanan hidup kita dari sekarang sampai selama-lamanya (Mzm 121:1-8).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka dalam menapaki kehidupan ini kita tidak perlu takut, sebab Tuhan Yesus yang&lt;/p&gt;&lt;p&gt;hidup menjadi jaminan bagi kita yang percaya kepadaNya. Tuhan yang menyertai kita akan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;selalu menolong dalam segala kelemahan kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati kita.&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="52041351" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/1d325062-d0cf-4f2a-80b1-172b5614e401/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">356626dd-88ac-44a6-855d-3440b4bfa5fc</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/1d325062-d0cf-4f2a-80b1-172b5614e401</link>
                <pubDate>Thu, 21 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/19/3/0e2eddd3-99fd-45d4-bc71-f7f3ba2e163a_27483aa1-5ab4-49e5-a1ee-fedeb085b2e4_sbab_dia_hidup.jpg"/>
                <itunes:duration>3252</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Berubah Karena Krisis - Pdt Sadrah Harjito</itunes:title>
                <title>Berubah Karena Krisis - Pdt Sadrah Harjito</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Habakuk 3:17-19</p><p>Manusia dalam hidup tidak pernah bisa lepas dari krisis (masalah, persoalan, ancaman, bencana, penyakit, dll) dan kebanyakan orang saat dihadapkan pada krisis responnya adalah protes/marah pada Tuhan dan mencari jalan yang salah dengan melakukan kejahatan (Habakuk 1:2-3). </p><p>Tapi bagi orang benar – punya relasi kuat/keintiman dengan Tuhan – akan hidup oleh percaya/iman (Habakuk 2:4). Krisis akan merubah cara pandang dan respon bagi orang percaya. </p><p>Berjaga dan Berdoa, karena Tuhan memberitahukan kepada umatnya saat akan terjadi krisis. Melalui firman Tuhan atau para nabinya, seperti contoh Sodom Gomora, Niniwe, masa sukar pada akhir zaman. Sehingga saat badai krisis menggoncang kita adalah bagian dari kerajaan yang tidak tergoncangkan.</p><p>Hidup dengan iman/percaya, dengan iman kita tidak berjalan dalam krisis tapi berjalan dalam perkenanan Tuhan. (Habakuk 3:18-19). Haleluya!!</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Habakuk 3:17-19&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manusia dalam hidup tidak pernah bisa lepas dari krisis (masalah, persoalan, ancaman, bencana, penyakit, dll) dan kebanyakan orang saat dihadapkan pada krisis responnya adalah protes/marah pada Tuhan dan mencari jalan yang salah dengan melakukan kejahatan (Habakuk 1:2-3). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi bagi orang benar – punya relasi kuat/keintiman dengan Tuhan – akan hidup oleh percaya/iman (Habakuk 2:4). Krisis akan merubah cara pandang dan respon bagi orang percaya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berjaga dan Berdoa, karena Tuhan memberitahukan kepada umatnya saat akan terjadi krisis. Melalui firman Tuhan atau para nabinya, seperti contoh Sodom Gomora, Niniwe, masa sukar pada akhir zaman. Sehingga saat badai krisis menggoncang kita adalah bagian dari kerajaan yang tidak tergoncangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hidup dengan iman/percaya, dengan iman kita tidak berjalan dalam krisis tapi berjalan dalam perkenanan Tuhan. (Habakuk 3:18-19). Haleluya!!&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="26420453" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/6e51c660-617d-4c31-b1c1-eb68ae395064/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">58b6f261-0ff3-451f-a4d8-c389898a2629</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/6e51c660-617d-4c31-b1c1-eb68ae395064</link>
                <pubDate>Wed, 20 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/19/3/bdd23d05-424a-49fd-98d9-0d3c4b921cbf_94433913_139460060973742_5805149556811314434_n.jpg"/>
                <itunes:duration>1651</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Kristus Bangkit, Iman Kita Tidak Sia Sia - Pdt  Markus Prasetya</itunes:title>
                <title>Kristus Bangkit, Iman Kita Tidak Sia Sia - Pdt  Markus Prasetya</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>KRISTUS BANGKIT IMAN KITA TIDAK SIA-SIA (1Kor. 15:12-17)</p><p>Ada seorang perempuan 12 tahun sakit pendarahan (Matius 9:20-22), dalam keadaan sakit dan lemah menerobos kerumunan banyak orang karena imannya “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Dan Tuhan Yesus berkata, “Imanmu telah menyelamatkan engkau.”</p><p>Demikian juga dengan seorang perempuan Kanaan yang anaknya kerasukan setan (Matius 15:21-28) mengatakan, “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.” Dan Tuhan Yesus berkata, “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki.”</p><p>Jadi orang yang hidup dengan iman, hidupnya pasti dihargai Tuhan! Haleluya. Gusti Yesus mberkahi..</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;KRISTUS BANGKIT IMAN KITA TIDAK SIA-SIA (1Kor. 15:12-17)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada seorang perempuan 12 tahun sakit pendarahan (Matius 9:20-22), dalam keadaan sakit dan lemah menerobos kerumunan banyak orang karena imannya “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Dan Tuhan Yesus berkata, “Imanmu telah menyelamatkan engkau.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian juga dengan seorang perempuan Kanaan yang anaknya kerasukan setan (Matius 15:21-28) mengatakan, “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.” Dan Tuhan Yesus berkata, “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi orang yang hidup dengan iman, hidupnya pasti dihargai Tuhan! Haleluya. Gusti Yesus mberkahi..&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="34935954" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/dff66177-6985-4184-9d71-8072e63d0c33/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">31b95561-050a-496a-b70d-9b103102ac25</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/dff66177-6985-4184-9d71-8072e63d0c33</link>
                <pubDate>Tue, 19 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/19/1/17bdc652-64b6-4201-a7c3-0b77a8a95e68_7a4ceec1-149c-484c-a195-c083eeb99a3f_94506344_154715252745672_9220801769445272120_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2183</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Hanya Tuhan Saja - Pdt Naftali Budi K</itunes:title>
                <title>Hanya Tuhan Saja - Pdt Naftali Budi K</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Seperti yang terjadi saat ini (wabah Covid19) sementara kekuatan, kemampuan, uang, teknologi &amp; ilmu pengetahuan tidak mampu menolong dan semua sia-sia, hanya Tuhan saja yang dapat menolong &amp; diandalkan.</p><p>Tuhan penjagamu tidak tidak terlelap, penjaga Israel (Mazmur 121:1-8)</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Seperti yang terjadi saat ini (wabah Covid19) sementara kekuatan, kemampuan, uang, teknologi &amp;amp; ilmu pengetahuan tidak mampu menolong dan semua sia-sia, hanya Tuhan saja yang dapat menolong &amp;amp; diandalkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuhan penjagamu tidak tidak terlelap, penjaga Israel (Mazmur 121:1-8)&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="34515487" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/abfbbf64-c0e2-487a-ad99-ec25653331b3/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">b68c924b-c0f7-4da4-9b36-c78636fff28f</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/abfbbf64-c0e2-487a-ad99-ec25653331b3</link>
                <pubDate>Mon, 18 May 2020 11:00:00 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/18/4/9b71b945-7e32-4b5b-b3c4-3c12f6bf3e86_94009308_218464082916497_7388718228053177687_n.jpg"/>
                <itunes:duration>2157</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
            <item>
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <itunes:title>Iman Yang Mahal - Pdm Thomas Trigiyono</itunes:title>
                <title>Iman Yang Mahal - Pdm Thomas Trigiyono</title>

                
                
                <itunes:author>Media GYTK</itunes:author>
                
                <description><![CDATA[<p>Iman yang mahal, fokus pada Tuhan sehingga tetap bergembira dan bersukacita meski saat ini kita mengalami berbagai masalah, pencobaan dan kesulitan hidup.</p><p>Iman yang murah fokus pada masalah sehingga kita bersungut-sungut, marah, putus asa dan kalah dengan masalah dan persoalan yang kita hadapi. Iman yang mana yang kita miliki?</p>]]></description>
                <content:encoded>&lt;p&gt;Iman yang mahal, fokus pada Tuhan sehingga tetap bergembira dan bersukacita meski saat ini kita mengalami berbagai masalah, pencobaan dan kesulitan hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iman yang murah fokus pada masalah sehingga kita bersungut-sungut, marah, putus asa dan kalah dengan masalah dan persoalan yang kita hadapi. Iman yang mana yang kita miliki?&lt;/p&gt;</content:encoded>
                
                <enclosure length="32159869" type="audio/mpeg" url="https://audio2.redcircle.com/episodes/03550326-898d-4290-af66-fc7d49220bc6/stream.mp3"/>
                
                <guid isPermaLink="false">5d1bcf58-4285-4bc0-86b4-883326a5d3e2</guid>
                <link>https://redcircle.com/shows/19588b2b-f3d1-4d5c-9af2-935d03d8f9e2/episodes/03550326-898d-4290-af66-fc7d49220bc6</link>
                <pubDate>Mon, 18 May 2020 03:35:20 &#43;0000</pubDate>
                <itunes:image href="https://media.redcircle.com/images/2020/5/18/4/b11bd80f-d9d1-4136-acc6-98be68241d78_iman_yang_mahal.jpg"/>
                <itunes:duration>2009</itunes:duration>
                
                
                <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
                
            </item>
        
    </channel>
</rss>
